www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Duh, 6 Hijabers Muda Pembuat Robot Ditolak Masuk Amerika Serikat
Selasa, 04-07-2017 - 09:26:36 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-HIRAT-Kini para wanita bisa menguasai berbagai bidang termasuk dalam membuat robot. Bahkan saat usia mereka masih belia, sejumlah remaja sudah berkompetisi di ajang robot internasional. Seperti yang dilakukan enam remaja berhijab asal Herat, kota di sebelah barat Afghanistan.

Keenam hijabers muda itu membentuk tim membuat robot pemilah bola. Penemuan mereka akan diadu dengan robot lainnya di kompetisi internasional FIRST Global Challenge yang dihelat di Washington D.C., Amerika Serikat. Sayangnya keenam remaja ini tak bisa menghadiri kompetisi tersebut karena visa mereka sudah dua kali ditolak padahal telah terdaftar sebagai peserta. Kenapa?

Keenam hijabers inin dua kali ditolak masuk Amerika Serikat setelah mengajukan visa bisnis untuk bertanding di kompetisi itu selama kurang lebih tujuh hari. Padahal butuh perjuangan buat mereka dengan berjalan kaki ketika datang ke kedutaan Amerika di Afghanistan karena jarak tempuh yang sangat jauh.

Saat ditolak pertama kali, mereka tidak menyerah. Kemudian para hijabers muda itu kembali lagi dan berharap bisa melakukan wawancara. Sayangnya mereka ditolak masuk ke Amerika lagi. Menurut Forbes, visa ke Amerika dari Afghanistan memang sulit didapatkan.

Berdasarkan data di Departemen Luar Negeri, hanya 32 visa yang bisa dikeluarkan tahun lalu. Teror ISIS serta penyerangan kaum ekstremis termasuk peraturan rezim Donald Trump menyebabkan para hijabers berprestasi itu tak bisa unjuk gigi di ajang kompetisi sains robotika internasional.

Ternyata bukan peserta dari Afghanistan saja yang dilarang datang ke Amerika Serikat, tim asal Gambia juga tak memperoleh visa. Padahal tim dari negara lain serupa seperti Iran, Irak, dan Sudan, sudah berada di sana.

Wanita pertama di dunia teknologi Afghanistan sekaligus CEO Afghan Citadel Software Company Roya Mahboob, merasa kecewa dengan hal tersebut. Roya mengaku sedih melihat enam hijabers itu menangis karena tak bisa berangkat ke Amerika Serikat.

Roya memang yang membantu para siswi berhijab itu untuk menyiapkan robot mereka. Butuh waktu yang cukup lama mulai dari proses hingga menunggu selama berbulan-bulan saat masuk bea cukai. Petugas perlu memastikan kalau bahan baku dari robot ciptaan mereka tidak mengandung bom atau unsur teror lainnya terkait ISIS.

Meski keenam hijabers tersebut tidak bisa berangkat namun robot pemilah bola ciptaan mereka siap bertanding. Kabarnya robot itu sudah dapat izin melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Keenam hijabers muda ini tak menyerah dan mereka berharap robot ciptaan mereka bisa menjadi yang terbaik saat bersaing dengan 163 robot lainnya.

"Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa melakukannya, kita hanya butuh kesempatan," ujar Fatemah, salah satu pencipta robot berusia 14 tahun.(detik)



 
Berita Lainnya :
  • Duh, 6 Hijabers Muda Pembuat Robot Ditolak Masuk Amerika Serikat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved