Ulah Rekam Adegan Seks, Pemuda di AS Ditikam hingga Tewas
Rabu, 21-06-2017 - 13:57:02 WIB
Riau12.com-NEW YORK-Hal yang seharusnya menyenangkan, berakhir dengan tragis. Seorang pemuda berusia 20 tahun tewas setelah dipukuli dan ditusuk oleh rekannya usai melakukan pesta seks bersama seorang perempuan.
Ketiga orang tersebut (dua orang laki-laki dan satu perempuan) melakukan adegan seks threesome pada Minggu 18 Juni 2017 malam waktu setempat di Brooklyn, New York, Amerika Serikat (AS). Namun, pesta seks tersebut berakhir dengan tragis.
Seperti dimuat Daily Mail, Selasa (20/6/2017), Kepolisian New York (NYPD) dipanggil ke sebuah apartemen pada Senin 19 Juni sekira pukul 04.00 waktu setempat. Polisi menemukan korban tengah tergeletak di koridor apartemen dengan lima luka tusuk di dada dan punggung.
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Methodist Brooklyn untuk mendapatkan perawatan. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia tidak lama kemudian. Kepolisian sengaja tidak merilis nama korban karena sedang menunggu pemberitahuan dari pihak keluarga.
Berdasarkan keterangan kedua rekannya, sesi hubungan seks tersebut berakhir dengan kericuhan karena salah satu pria, diyakini sang korban, mulai merekam aksi threesome tersebut. Tindakan tersebut memicu kemarahan sang perempuan berusia 21 tahun.
Sang pria yang berusia sama, mengantar pulang rekan perempuannya ke Staten Island. Ketika hendak pulang, korban mendapat pesan singkat mengenai perilaku kekasihnya yang akan diselesaikan.
Berdasarkan kamera pengawas, terlihat dua orang pria kulit putih dan seorang pria kulit hitam mencoba berlari ketika korban tengah berupaya keluar dari lokasi kejadian. Seorang saksi mata bernama Mike Rivera menuturkan, ia langsung keluar dari kamarnya ketika mendengar teriakan seorang perempuan dan melihat korban bersimbah darah serta berwajah pucat.
Rivera menambahkan, korban sempat menggumamkan sesuatu sebelum jatuh pingsan. Korban diketahui sempat meminta pertolongan dengan mengetuk pintu sejumah penghuni apartemen. Polisi terus meminta keterangan dari saksi mata dan penghuni apartemen untuk kepentingan penyelidikan. Hingga saat ini, belum ada terduga pelaku yang ditangkap oleh polisi.(r12/oz)
Komentar Anda :