www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Ilmuwan Australia Berhasil Ungkap Proses Pergantian Kelamin Reptil
Jumat, 16-06-2017 - 16:44:51 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Dalam sejumlah spesies reptil, perubahan suhu dapat menyebabkan terjadi pergantian jenis kelamin. Hal itu terungkap melalui penelitian pada telur kadal naga berjanggut (bearded dragon) yang dilakukan para peneliti Australia yang berhasil menemukan bagaimana proses seleksi seks itu terjadi.

Dengan hanya perubahan suhu, janin reptil dalam telur dapat berubah dari jantan menjadi betina pada suhu 32 derajat celcius atau lebih.

Untuk pertama kalinya, tim peneliti yang dipimpin Universitas Canberra mengidentifikasi tanda molekul yang sensitif pada suhu dalam keluarga gen yang mengendalikan ekspresi gen-gen lainnya.

Penulis utama penelitian ini yang juga ilmuwan CSIRO Dr Clare Holleley kepada ABC menjelaskan penemuan tersebut dapat memicu pendekatan baru untuk memahami pemilihan jenis kelamin pada hewan.

"Kadal naga memiliki kromosom seks yang mirip dengan burung yang menentukan jenis kelamin pada suhu normal," kata Dr Holleley.

"Tapi pada suhu tinggi, embrio dengan kromosom kelamin jantan mengubah kelamin dan menetas sebagai betina," tambahnya.

"Begitu sampai pada suhu inkubasi 36 derajat, 100 persen dari keturunan yang ditetaskan akan menjadi betina," katanya.
Two researchers in a science lab holding bearded dragons. Professor Arthur Georges dan Dr Clare Holleley.

"Jadi mereka bisa jantan secara kromosom, dimana gen mereka menginformasikan bahwa mereka seharusnya adalah jantan. Tapi suhu mengubah hal ini dan mereka pun tumbuh menjadi sepenuhnya betina," jelasnya.

Proses seleksi jenis kelamin

Jenis mekanisme yang sama ditemukan pada buaya dan kura-kura.

"Kami pikir hal ini mungkin beroperasi di semua jenis reptil," kata Dr Holleley.

Para ilmuwan telah berupaya menemukan bagaimana pergantian jenis kelamin terjadi lebih dari 50 tahun.

"Kami sudah lama mengetahui bahwa jika Anda menetaskan telur reptil pada suhu yang berbeda, Anda mulai mempengaruhi rasio jantan dan betina," kata Dr Holleley.

"Sampai sekarang kita tidak pernah benar-benar mengerti bagaimana proses itu terjadi," katanya.

"Penelitian kami melihat semua molekul messenger ribonucleic acid (RNA) yang dibuat oleh hewan yang secara fungsional merupakan betina, meskipun secara genetis adalah jantan," katanya.
Australian Bearded Dragon Lizard climbing on a tree in the bush. Janin dalam telur kadal bearded dragon bisa mengganti kelamin dari jantan menjadi betina pada suhu 32 derajat Celsius lebih.

"Kami membandingkan molekul ini dengan RNA yang dibuat oleh jantan normal dan betina normal," lanjut Dr Holleley.

Penulis laporan penelitian lainnya Ira Deveson dari Garvan Institute of Medical Research mengatakan penelitian mereka menemukan perbedaan yang unik.

"Kami menemukan bahwa kelamin yang berganti betina menghasilkan pesan unik, dengan RNA mereka menyimpan sekumpulan urutan yang biasanya disambung dari pesan," katanya.

"Artinya gen tidak akan membuat protein normal," katanya seraya menambahkan, "Sedemikian rupa hal ini menjadi kunci saat terciptanya kelamin jantan."
Perubahan iklim

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances ini, akan memungkinkan para ilmuwan memahami spesies mana yang memiliki risiko kepunahan lebih besar akibat pemanasan global.

"Perubahan iklim adalah hal yang sangat penting bagi seekor reptil yang menentukan jenis kelamin dengan suhu," kata Dr Holleley.

"Itu berarti dia berisiko, jika terlalu panas, karena semua keturunannya lahir dengan jenis kelamin yang sama," ujarnya.

Tim peneliti mencoba memperluas penelitiannya mengenai dampak stres pada pemilihan jenis kelamin.

Diterbitkan Jumat 16 Juni 2017 oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News.(r12/dtc)




 
Berita Lainnya :
  • Ilmuwan Australia Berhasil Ungkap Proses Pergantian Kelamin Reptil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved