www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Korut Terus-terusan Uji Cobakan Rudal Balistik, Vladimir Putin pun Langsung Turun Tangan
Jumat, 19-05-2017 - 09:12:08 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Uji coba penembakkan rudal balistik Korea Utara yang jatuh pada jarak 60 km dari perbatasan Rusia telah memantik reaksi Presiden Rusia.

Putin mengecam uji coba penembakkan rudal balistik Korut itu karena sangat membahayakan wilayah negara lain seperti Jepang dan juga Rusia.

Tapi sebagai negara yang selama ini menjalin kerja sama ekonomi dengan Korut, Putin juga menyarankan agar militer AS dan sekutunya menghentikan intimidasi terhadap Korut.

Putin menilai manuver militer yang telah dilakukan oleh AS, Korsel, dan Jepang telah memancing Korut untuk melakukan uji penembakkan rudal balistik.

Rudal balistik Korut yang pada hari minggu (14/5) melesat pada ketinggian lebih dari 2000 km, meluncur sejauh 787 km dan selanjutnya jatuh di perairan Laut Jepang.

Namun AS menolak komentar Putin bahwa Korut meluncurkan rudal balistik karena pengaruh intimidasi.

AS justru menilai, Korut sengaja meluncurkan rudal balistik yang jatuh dekat perbatasan Rusia agar pihak Kremlin bereaksi.

Rusia merupakan sedikit dari negara-negara di dunia yang memiliki hubungan diplomatik dengan Korut.

Salah satu kerja sama ekonomi antara Rusia dan Korut adalah lebih dari 50 ribu warga Korut telah bekerja di Rusia untuk menangani pekerjaan yang bersifat manual.

Peluncuran rudal Korut memang membuat Rusia bereaksi dan secara politis terkesan "membela" Korut.

Sikap Rusia itu penting bagi Korut karena jika terjadi peperangan melawan AS dan sekutunya, tampaknya Rusia akan membela Korut.

Seperti dalam Perang Korea (1950-1953), selain dibantu China, Korut yang saat itu bertempur melawan pasukan AS-Korsel dan sekutunya, juga dibantu oleh Rusia.(r12/ucn)



 
Berita Lainnya :
  • Korut Terus-terusan Uji Cobakan Rudal Balistik, Vladimir Putin pun Langsung Turun Tangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved