www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Di India, Bayi Lahir Tanpa Anggota Badan, Orangtuanya Sebut "Hukum dari Tuhan"
Kamis, 20-04-2017 - 06:55:54 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-NEW DELHI-Telah lahir seorang bayi perempuan dari hasil perkawinan keluarga petani, Omprakash Yadav dan istrinya Phoolmati Devi, warga India utara. Namun, bayi itu terlahir tanpa anggota badan.

Menurut Daily Mirror, Selasa (18/4/2017), bayi perempuan tersebut terlahir tanpa memiliki kaki dan tangan, seperti layaknya manusia lain.

Pasangan yang telah bersumpah untuk tetap memelihara bayinya itu mengatakan, anak perempuan tersebut lahir dalam kondisi tidak sempurna karena mereka sedang "dihukum oleh Tuhan".

Namun, sejujurnya mereka tetap memerlukan dukungan moral. Yadav dan Devi sebelumnya tak menyadari kondisi anaknya yang memiliki cacat bawaan.

Dokter mengatakan, selain tidak memiliki tangan dan kaki, gadis kecil itu dalam kondisi sehat, dan orangtuanya telah bersumpah untuk "menerimanya apa adanya".

Phoolmati (22), warga Koria di negara bagian Chhattisgarh, India utara, mengatakan, dia pikir mereka sedang dihukum oleh Allah dan kondisi putrinya itu adalah bentuk "ketidakadilan ilahi".

Dokter GD Baghel dari rumah sakit distrik Baikunthpur mengatakan, "Bayi itu baik-baik saja."

"Beratnya seperti anak-anak normal dan memiliki semua organ vitalnya bekerja dengan baik, hanya saja dia tidak memiliki anggota badan apapun."

"Tapi saya meminta maaf untuk mengatakan ini, tetapi tidak ada obat untuk mengatasi kondisi ini."

Bayi yang belum diberi nama itu lahir di rumah sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit, pekan lalu.

Omprakash, seorang petani, mengatakan, "Saya tidak tahu bagaimana bereaksi atas hal ini."

"Mengapa Tuhan harus melakukan ini kepada kami? Apa dosa yang telah kami lakukan, namun kami berkomitmen bahwa bayi kami telah dikutuk."

Istrinya, Phoolmati menambahkan, "Ketika bayi lahir tanpa tangan dan kaki, itu harus dilihat sebagai ketidakadilan ilahi."

"Saya pikir Tuhan pasti menghukum kamu karena beberapa dosa yang kami lakukan dalam hidup kami sebelumnya," katanya.

"Bayi saya tidak bersalah, mengapa menghukum dia? Bidan mengatakan kepada saya bahwa semuanya normal," katanya.

"Saya melahirkan tengah malam. Saya baru tahu kondisi bayi saya pada sore hari berikutnya.

"Saya terkejut. Saya pikir dia akan menjadi anak normal seperti anak-anak lain. Anda hanya harus menerimanya seperti apa adanya.".(kmc/ucn)



 
Berita Lainnya :
  • Di India, Bayi Lahir Tanpa Anggota Badan, Orangtuanya Sebut "Hukum dari Tuhan"
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved