www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sebelum Pernikahan, Gadis disini Harus Mencoba Gituan
Minggu, 16-04-2017 - 08:06:50 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Pernikahan merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh calon sepasang kekasih. Dalam pelaksanaannya pernikahan berdasarkan tradisi dan budaya yang ada. Di Indonesia sendiri yang memiliki ragam budaya, pernikahan berlangsung dengan menggunakan ragam adat yang merupakan warisan budaya dari nenek moyang kita. Dari berbagai suku dan ras yang ada masyarakat Indonesia melangsungkan pernikahan dengan menggunakan adatnya masing-masing, seperti adat Sunda, Jawa, Minang, Bali dan adat lainnya yang masih banyak lagi. Disamping itu pelaksanaan ritual pun tidak dilupakan. Berbicara mengenai ritual, pernahkah Anda mengetahui bahwa selain di Indonesia juga ada ritual perkawinan yang unik yang mungkin sepertinya tidak ada di Indonesia?

Di negri tetangga terdapat tradisi unik yang dilakukan masyarakat sekitarnya. Bagi ntuk suku Kreung di Kamboja, Sang Ayah yang memiliki gadis yang siap dinikahkan akan membangun sebuah gubuk. Gubuk tersebut digunakan sang gadis untuk menemukan cintanya.

Sang gadis mempersilakan masuk kepada para pria yang ingin meminangnya, layaknya gubung tersebut merupakan tempat ajang pencarian cinta. Namun usut punya usut, yang terjadi didalam gubuk tersebut ternyata sang gadis "menjajal" para pria sebagaimana layaknya suami istri. Gadis tersebut mempunyai hak penuh untuk memilih diantara pria yang paling Ia sukai. Seorang gadis akan memilih satu pria diantara pria-pria yang masuk pada gubuk tersebut. Lalu pria yang tidak Ia sukai akan ditinggalkannya dan mencari pria lain selanjutnya. Begitupun seterusnya sampai Ia mendapatkan yang terbaik. 

Suku itu berkeyakinan bahwa praktik kuno tersebut merupakan cara terbaik bagi anak-anak gadis mereka untuk bertemu dengan suami masa depan mereka. Untuk mencegah kehamilan para anggota suku Kreung terdahulu menggunakan alkohol dan kelabang sebagai alat kontrasepsi.(ucn)



 
Berita Lainnya :
  • Sebelum Pernikahan, Gadis disini Harus Mencoba Gituan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved