www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Turki Arahkan Balasan ke Rusia Jika Bom Ankara Terulang
Sabtu, 20-02-2016 - 09:00:42 WIB
Tragedi bom Ankara
TERKAIT:
   
 

ANKARA,Riau12.com-Muncul pernyataan mengejutkan dari Perdana Menteri (PM) Turki, Ahmet Davutoglu yang mengungki-ungkit "peran" Rusia, terkait tragedi bom Ankara, beberapa waktu lalu.

PM Turki itu bersikukuh bahwa pelaku bom Ankara yang menewaskan 28 orang, termasuk enam personel militer Turki, adalah kelompok YPG atau Unit Pelindung Rakyat Suriah-Kurdi yang tak lain, "sekutu" Rusia dalam konflik Suriah.

Padahal di sisi lain, sempat datang pengakuan dari kelompok pecahan Kurdi, TAK, yang mengklaim bahwa merekalah yang sebenarnya mendalangi bom Ankara tersebut.

Pun begitu, militan Partai Pekerja Kurdi (PKK) dan YPG yang merupakan “sekutu” Rusia, tetap dianggap Turki sebagai otak bom mobil di Ibu Kota Turki itu.

Serangan udara pun dilancarkan Turki, terhadap beberapa basis YPG di utara Irak, sebagai revans atau aksi perhitungan mereka.

Sementara dalam pernyataannya di sebuah stasiun televisi Turki, Davutoglu memperingatkan Rusia, bahwa Turki bisa mengarahkan aksi balasan mereka terhadap Negeri Beruang Merah, seandainya teror-teror bom seperti Ankara terulang lagi.

Sebagaimana diketahui, tensi hubungan antara Rusia dan Turki hingga kini belum juga reda, pasca-insiden Sukhoi Su-24 Rusia yang ditembak jatuh F-16 Turki.

"Sekali lagi saya memperingatkan Rusia! Jika serangan-serangan teror ini terus terjadi, mereka juga akan bertanggung jawab, sebagaimana YPG," seru Davutoglu, dikutip Express.co.uk, Sabtu (20/2/2016).

"YPG adalah budak rezim Suriah (Presiden Bashar al-Assad) dan rezim itu sendiri bertanggung jawab langsung soal serangan Ankara. Turki tidak akan segan menggunakan haknya membela diri, serta mengambil langkah apapun terhadap rezim Suriah," tandasnya singkat.(r12/okz)




 
Berita Lainnya :
  • Turki Arahkan Balasan ke Rusia Jika Bom Ankara Terulang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved