www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Israel Akhirnya Resmi Setujui Genjatan Senjata, Pembebasan Tawanan Akan Dimulai Ahad Nanti
Sabtu, 18-01-2025 - 11:15:47 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- - Para menteri kabinet Israel akhirnya memberikan suara untuk menyetujui perjanjian gencatan senjata penyanderaan dengan Hamas pada Jumat malam waktu setempat. Mayoritas pejabat pemerintahan memberikan suara mendukung persetujuan perjanjian gencatan senjata penyanderaan dengan Hamas, setelah kabinet keamanan memberikan persetujuannya pada perjanjian tersebut pada Jumat.

“Pemerintah telah menyetujui rencana pengembalian sandera”, kata kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan. The Times of Israel melansir, 24 menteri mendukung dan delapan menentang.

Kesepakatan itu dijadwalkan mulai berlaku pada Ahad. Bagaimanapun, setelah pemerintah menyetujui perjanjian tersebut, para penentang perjanjian tersebut dapat mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi untuk menolak pembebasan tahanan Palestina yang akan dibebaskan, meskipun kemungkinan besar pengadilan tidak akan melakukan intervensi.


Kabinet keamanan Israel sebelumnya menyetujui perjanjian gencatan senjata yang baru-baru ini disepakati dengan Hamas. Rekomendasi tersebut dibuat “setelah mengkaji seluruh aspek diplomatik, keamanan dan kemanusiaan” dari perjanjian tersebut, dengan pemahaman bahwa perjanjian tersebut “mendukung pencapaian tujuan perang,” kata kantor perdana menteri Israel, Jumat. 

Kantor perdana menteri tidak mengungkapkan siapa yang memilih untuk mendukung langkah tersebut, namun Partai Zionisme Religius Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Partai Otzma Yehudit dari Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir keduanya mengatakan mereka tidak akan mendukung kesepakatan tersebut. 

Sebelumnya, pemerintah mengatakan bahwa rencana tersebut akan tetap dilaksanakan pada Ahad meskipun ada penundaan birokrasi, yang berarti Pengadilan Tinggi masih perlu mengadakan sidang petisi yang menentang perjanjian tersebut, meskipun diperkirakan tidak akan melakukan intervensi.

Kabinet juga merekomendasikan agar “pemerintah menyetujui garis besar yang diusulkan”. Kesepakatan tersebut sekarang akan dibawa ke seluruh kabinet untuk didiskusikan dan dilakukan pemungutan suara.

Setelah disetujui oleh pemerintah dan kabinet Israel, kesepakatan gencatan senjata dapat dilanjutkan sesuai jadwal yang direncanakan, dan para tawanan akan dibebaskan paling cepat pada Ahad, menurut pernyataan dari kantor PM Israel. 

Tim perunding Israel dan Hamas menandatangani perjanjian pembebasan sandera Gaza dan gencatan senjata di Doha pada Jumat pagi, setelah rintangan terakhir yang menghambat penyelesaian perjanjian tersebut teratasi. Mengonfirmasi kesepakatan tersebut telah selesai, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kabinet keamanan akan bersidang pada hari Jumat untuk melakukan pemungutan suara, sebelum kabinet penuh diperkirakan akan menindaklanjutinya pada Sabtu malam. 

Meskipun hal ini pada awalnya diperkirakan akan menunda pembebasan kelompok sandera pertama yang dijadwalkan dari Ahad hingga Senin, para pejabat mengatakan pada hari Jumat bahwa gencatan senjata dan pembebasan akan dimulai pada Ahad sesuai rencana.(***)

Sumber: Riaumandiri



 
Berita Lainnya :
  • Israel Akhirnya Resmi Setujui Genjatan Senjata, Pembebasan Tawanan Akan Dimulai Ahad Nanti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved