www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Karyawan Boeing Kembali Lanjutkan Aksi Mogok Usai Tolak Tawaran 35 Persen
Kamis, 24-10-2024 - 16:23:11 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- Karyawan Boeing kembali melanjutkan aksi mogok kerja, setelah menolak tawaran perusahaan menaikkan gaji sebesar 35%. Sebanyak 64% karyawan menolak usulan kenaikan gaji tersebut dan memperpanjang aksi mogok kerja yang dimulai sejak September.

Penolakan ini menjadi yang kedua kalinya, setelah sebelumnya 95% karyawan juga menolak tawaran dari perusahaan. Lebih dari 30.000 karyawan Boeing ikut andil dalam aksi mogok tersebut.

Hal ini menyebabkan banyaknya penundaan produksi perusahaan di seluruh divisi. Para pekerja mengaku ada ketidakpuasan selama bekerja di perusahaan produsen pesawat terbang tersebut.

“Setelah 10 tahun berkorban, kami masih harus mengejar ketertinggalan, dan kami berharap dapat melakukannya dengan segera melanjutkan negosiasi,” ucap perwakilan pekerja yang tergabung dalam Asosiasi Pekerja Dirgantara Juru Mesin Internasional (IAM) dikutip dari Invezz, Kamis (24/10/2024).

CEO Boeing Kelly Ortberg memperingatkan bahwa perusahaan tersebut kini berada pada kondisi kritis. Boeing telah melaporkan kerugian yang meningkat, dengan total kerugian sebesar US$ 6 miliar di seluruh divisi.

Bisnis pesawat komersial Boeing menderita kerugian operasional sebesar US$ 4 miliar, sementara divisi pertahanan membukukan kerugian sebesar $2,4 miliar.

Ortberg mengakui perjuangan perusahaan tersebut dalam pernyataan baru-baru ini.

"Ini adalah kapal besar yang memerlukan waktu untuk berputar, tetapi saat itu terjadi, ia memiliki kapasitas untuk menjadi hebat lagi," ucapnya.

Aksi mogok ini menambah tantangan Boeing yang semakin besar, yang dimulai sejak awal tahun ini ketika ada ledakan pesawat Boeing di udara, hingga menyoroti masalah manufaktur perusahaan.

Operasi luar angkasa Boeing juga mengalami kemunduran, karena pesawat ruang angkasa Starliner harus kembali ke Bumi lebih awal tanpa membawa astronaut, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang kualitas dan keselamatan.

Ortberg mengakui reputasi Boeing telah rusak dan menekankan perlunya perubahan internal.

“Kita perlu mencegah meluasnya masalah dan bekerja sama lebih baik untuk mengidentifikasi, memperbaiki, dan memahami akar permasalahannya,” pungkasnya.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Karyawan Boeing Kembali Lanjutkan Aksi Mogok Usai Tolak Tawaran 35 Persen
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved