www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pemerintah Berhasil Evakuasi 926 WNI dari Sudan, 40 Keluar Memilih Tetap Tinggal
Sabtu, 10-08-2024 - 10:20:11 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyatakan pemerintah Indonesia telah berhasil mengevakuasi sebanyak 926 warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Sudan.

Namun, terdapat sekitar 40 kepala keluarga yang memilih untuk tetap tinggal di Sudan karena alasan pekerjaan dan keluarga.

Pernyataan ini disampaikan Retno setelah mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan dari Pemangku (acting) Menteri Luar Negeri Sudan, Hussein Awad Ali Mohammed, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/8/2024).

"Sebanyak 926 WNI telah dievakuasi, sementara sekitar 40 WNI memilih untuk tetap tinggal di Sudan karena alasan pekerjaan atau keluarga," ujar Retno.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada otoritas Sudan atas bantuan yang diberikan selama proses evakuasi WNI, terutama mengingat situasi negara tersebut yang sedang tidak stabil.

"Presiden telah menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan otoritas Sudan selama evakuasi. Evakuasi di Sudan kemarin bukanlah proses yang mudah karena melibatkan banyak orang dan situasi yang sangat tidak kondusif," tambah Retno.

Retno juga mengungkapkan operasional Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang sebelumnya berada di Khartoum kini telah dipindahkan ke Port Sudan demi alasan keamanan.

"Salah satu hal yang diapresiasi adalah KBRI Indonesia yang masih ada di Khartoum, namun kini beroperasi dari Port Sudan karena alasan keamanan," jelasnya.

Retno menambahkan jumlah orang yang mengungsi ke luar wilayah Sudan kini sudah mencapai 4 juta orang. Selain konflik, Sudan juga menghadapi berbagai tantangan kesehatan seperti monkeypox, demam berdarah (dengue), malaria, dan malnutrisi.

Indonesia, kata Retno, telah mengirimkan bantuan medis sebanyak 22,4 ton ke Sudan. Ia juga memastikan hampir semua WNI telah dievakuasi dari wilayah konflik tersebut.

"Indonesia telah mengirimkan total 22,4 ton bantuan medis ke Sudan, dan hampir semua WNI sudah berhasil dievakuasi," ungkapnya.

Proses evakuasi ini dilakukan sebagai tanggapan atas konflik yang memanas di Sudan, terutama setelah serangan artileri di El Fasher, ibu kota Negara Bagian North Darfur, di Sudan bagian barat.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Pemerintah Berhasil Evakuasi 926 WNI dari Sudan, 40 Keluar Memilih Tetap Tinggal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved