www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Penjualan Mobil Listrik di AS Akan Turun Jika Trump Jadi Presiden
Selasa, 23-07-2024 - 08:29:00 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- Analis memprediksi penjualan mobil listrik di Amerika Serikat akan turun drastis jika Donald Trump akan jadi presiden Amerika Serikat ke-47. Diketahui pemilihan presiden Amerika Serikat akan dilakukan pada November 2024 nanti.

Kondisi tersebut menurut analis tidak ubahnya seperti kiamat mobil listrik. Hal itu bisa saja terjadi karena jauh-jauh hari Donald Trump memang menyatakan sangat anti-insentif mobil listrik.

Han Byung-wha, analis dari Eugene Investment & Securities dikutip Carscoops, Selasa (23/7/2024) menyebutkan saat ini penjualan mobil listrik sudah mengalami penurunan. Kebijakan Donald Trump terhadap mobil listrik juga sangat jelas.

Menurutnya Donald Trump akan membatalkan undang-undang yang dinikmati produsen mobil listrik yakni Undang-Undang Pengurangan Inflasi.

“Penjualan mobil listrik di Amerika turun 3,8% pada Juni dari tahun sebelumnya,” kata Han Byung-wha.

Ia menjelaskan sebagian besar pembuat mobil luar negeri, seperti Tesla, Volkswagen, Mercedes, Hyundai, Kia, dan lainnya mengalami penurunan penjualan mobil listrik. Kondisi itu juga dipicu oleh tren yang berubah di mana masyarakat mulai memilih mobil hibrida ketimbang mobil listrik.

"Jika Donald Trump berkuasa kembali, penjualan mobil listrik dikhawatirkan akan mengalami penurunan tambahan," tegasnya.

Kondisi itu bahkan sudah siap diantisipasi oleh Hyundai dan Kia. Mereka kemungkinan besar akan mengganti strategi jualan mobil listrik jika Donald Trump berhasil jadi presiden Amerika Serikat. Perusahaan otomotif asal Korea Selatan itu akan lebih mendorong penjualan mobil hibrida dibanding mobil listrik.

Kondisi itu sangat jauh berbeda dengan situasi saat ini di mana Joe Biden masih bertugas sebagai presiden Amerika Serikat. Di bawah pemerintahan Joe Biden, Hyundai dan Kia menikmati banyak kemudahan berkat Undang-Undang Pengurangan Inflasi.

"Mereka membangun pabrik mobil di Georgia yang fokus di produksi mobil listrik," sebut Carscoops.

Kondisi itu bakal berubah jika Donald Trump berhasil jadi presiden Amerika Serikat. Hal itu yang membuat Hyundai dan Kia diperkirakan akan mengganti strategi dari jualan mobil listrik ke mobil hibrida.

“Pabrikan mobil Korea akan mencoba mengatasi risiko yang akan datang dengan mencampurkan produksi mobil hibrida di pabrik mereka,” kata analis Hana Securities Song Sun-jae kepada The Korea Times(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Penjualan Mobil Listrik di AS Akan Turun Jika Trump Jadi Presiden
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved