www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Perempuan, Anak-anak dan Bayi Dibunuh Dengan Gaya Eksekusi Oleh Israel Ketika Berlindung di Sekolah
Rabu, 27-12-2023 - 09:51:59 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- Mayat-mayat ditumpuk. Peluru meninggalkan bekas lobang di beberapa dinding. Bagian lainnya tampak hangus karena terbakar api.

Keluarga-keluarga pengungsi saat itu sedang berlindung di sekolah Shadia Abu Ghazala yang dikelola PBB di sebelah barat kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara. Tentara penjajah Israel tiba-tiba datang memasuki gedung tersebut.

Menurut para saksi dan keluarga mereka yang terbunuh dalam serangan pada awal bulan Desember itu, tentara pengecut Israel langsung melakukan pembantaian. ‘’Para saksi mata mengatakan beberapa orang, termasuk perempuan, anak-anak dan bayi, dibunuh dengan gaya eksekusi oleh pasukan Israel ketika mereka berlindung di dalam sekolah,’’ sebut laporan Aljazeera.

Video dan gambar yang diperoleh Aljazeera, menunjukkan mayat-mayat yang ditemukan pada 13 Desember itu menumpuk di dalam sekolah. Setelah beberapa hari, anggota keluarga korban dan para penyintas serangan brutal Israel tersebut baru bisa kembali ke sekolah untuk mencari orang yang mereka cintai.

Seorang ayah dari salah satu korban mengatakan dia sedang tidur bersama istri dan enam anaknya ketika tentara Israel tiba-tiba menyerbu sekolah tersebut. ‘’Mereka memasuki ruang kelas tempat kami berada dan menembak langsung ke arah mereka yang hadir tanpa mengucapkan sepatah kata pun,” ujarnya.

Pria tersebut yakin dia diperintahkan untuk meninggalkan sekolah karena alasan usia tuanya. 'Tentara Popok' (IDF, Israel Diapers Force) mengusir sekitar 20 orang dari sekolah, melucuti pakaian mereka, dan menginterogasi mereka.

Rekaman video tersebut menunjukkan bekas darah dan sisa-sisa barang milik korban yang ada bersama mereka sebelum dibantai. Sementara, peluru menembus dinding kelas tempat ditemukannya mayat.

Saeed Jumaa yang adik perempuannya jadi korban pembantaian bersama suami dan anak-anaknya, mengatakan tentara pengecut Israel membunuh mereka dengan menembak mereka secara langsung. Menurut Jumaa, tentara Israel menulis sesuatu dalam bahasa Ibrani di wajah keponakannya.

“Kami tidak mengerti maksudnya. Kami terburu-buru menguburkan mereka beberapa hari kemudian karena jenazah mereka sudah membusuk,’’ kata Jumaa.

“Di dalam kamar ada suami saudara perempuan saya. Di sampingnya, ada putra mereka Maysara dan Ahmed. Adikku di pojok sedang memeluk anak-anaknya yang tersisa,” kata Jumaa. ‘’Pasukan Israel membunuh mereka dengan menembak mereka secara langsung.’’

Saksi lain yang menemukan mayat-mayat di ruang kelas, mengatakan tidak ada tanda-tanda serangan rudal atau peluru apa pun di dalam ruang kelas. Ia menambahkan bahwa para korban ditembak langsung oleh pasukan darat Israel.

Secara total, setidaknya tujuh mayat ditemukan di dalam tiga ruang kelas berbeda. Empat berada di satu ruangan, dua di kamar kedua, dan satu di kamar ketiga.

Sumber: Cakaplah.com



 
Berita Lainnya :
  • Perempuan, Anak-anak dan Bayi Dibunuh Dengan Gaya Eksekusi Oleh Israel Ketika Berlindung di Sekolah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved