www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Bunuh Pejabat PBB, Sekjen PBB: Belum Pernah Menyaksikkan kematian Anggota PBB sebanyak ini
Senin, 25-12-2023 - 09:39:39 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Tentara penjajah Israel membunuh seorang pejabat PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) bersama lebih dari 70 anggota keluarga besarnya. Mereka tewas dalam serangan udara tentara IDF (Israel Defense Force) zionis Israel di dekat Kota Gaza pada Jumat (22/12/2023) waktu setempat.

Issam Al Mughrabi (56) yang bekerja sebagai pejabat Badan PBB untuk Program Pembangunan (UNDP) selama tiga dekade, tewas bersama istri dan anak-anaknya.

"Selama hampir 30 tahun, Issam telah bekerja dengan UNDP melalui Program Bantuan untuk Rakyat Palestina," kata administrator UNDP, Achim Steiner dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Aljazeera.

Tentara zionis Israel yang kini dikenal dengan julukan ‘Tentara Popok’ (IDF – Israel Diapers Force), terus membunuhi warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan. Mereka juga membunuhi petugas-petugas internasional dan juga jurnalis.

Steiner menyebut hilangnya Issam dan keluarganya sangat mempengaruhi seluruh keluarga besar PBB. Dan, ia menekankan bahwa PBB dan warga sipil di Gaza bukanlah target.

Kepala Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, juga mengecam Israel yang mengincar petugas PBB sebagai target. Lewat postingan di X, Ghebreyesus menyebut pejuang kemanusiaan tidak boleh menjadi korban dan menyerukan gencatan senjata.

Sejak Perang Gaza pecah pada 7 Oktober, sebanyak 136 anggota staf PBB telah terbunuh. Sekjen PBB, Antonio Guterres, mengatakan bahwa sepanjang sejarah PBB, belum pernah menyaksikan kematian staf mereka dalam jumlah sebesar itu.

"Sebagian besar staf kami terpaksa meninggalkan rumah mereka," tambahnya dalam postingan di X dengan 

Sumber: Cakaplah.com



 
Berita Lainnya :
  • Bunuh Pejabat PBB, Sekjen PBB: Belum Pernah Menyaksikkan kematian Anggota PBB sebanyak ini
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved