www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
BPS Kampar Catat Inflasi Turun dari 5,75 Persen ke 3,9 Persen, Industri Pengolahan Mulai Tunjukkan Tren Positif
Jumat, 12-12-2025 - 15:20:39 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Kabupaten Kampar per November 2025 berada pada angka 3,9 persen. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan September 2025 yang mencapai 5,75 persen.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Kampar, Prayudho Bagus Jatmiko, menjelaskan bahwa inflasi year on year (YoY) sempat mencapai puncaknya pada September. Sementara deflasi tercatat terjadi pada Februari sebesar -1,09 persen dan Maret -0,16 persen, sebelum akhirnya meningkat kembali hingga September.

Menurut Prayudho, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi November 2025 adalah cabai merah, sebesar 1,42 persen. Sedangkan andil terbesar terhadap deflasi berasal dari tomat sebesar -0,09 persen, disusul jengkol, bawang putih, sabun detergen bubuk, sabun cair, dan petai. Ia menambahkan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi YoY di Kabupaten Kampar.

Secara nasional, Kampar menempati posisi keempat daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Riau, setelah Kabupaten Indragiri Hilir sebesar 5,57 persen, Kota Pekanbaru 4,42 persen, dan Kota Dumai 4 persen.

Selain inflasi, BPS Kampar juga mencatat laju pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan perbedaan pada setiap sektor. Sektor sekunder mengalami kenaikan dari 4,19 persen pada Triwulan I menjadi 5,35 persen pada Triwulan II. Sebaliknya, sektor primer turun dari 4,64 persen menjadi 3,46 persen, dan sektor tersier menurun dari 5,99 persen ke 4,31 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kampar secara keseluruhan juga menunjukkan perlambatan dari 4,59 persen menjadi 4,26 persen.

Prayudho menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kampar cukup berfluktuasi sejak masa pemulihan pasca pandemi. Pada 2022, pertumbuhan mencapai 4,83 persen, kemudian turun menjadi 4,22 persen pada 2023, dan kembali melambat pada 2024 hingga 2,72 persen.

Ia menekankan bahwa struktur ekonomi Kabupaten Kampar masih bertumpu pada sektor pertanian, yang mendominasi kontribusi terhadap PDRB. Namun, sektor industri pengolahan mulai menunjukkan tren peningkatan, memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. "Struktur ekonomi Kampar masih bertumpu pada pertanian, namun industri pengolahan mulai menunjukkan tren peningkatan kontribusi," ujarnya.

 




 
Berita Lainnya :
  • BPS Kampar Catat Inflasi Turun dari 5,75 Persen ke 3,9 Persen, Industri Pengolahan Mulai Tunjukkan Tren Positif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved