www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Masyarakat Kampar Resah, PLTA Koto Panjang Klarifikasi Surat Palsu Soal Debit Air dan Elevasi Waduk
Rabu, 10-12-2025 - 09:49:20 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Kondisi Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang di Kabupaten Kampar terpantau stabil pada Selasa malam (9/12/2025). Hasil pemantauan terbaru menunjukkan elevasi air tidak mengalami perubahan signifikan dan masih berada dalam batas aman.

Manajer PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, melalui perwakilannya Erikmon, mengungkapkan data resmi pada pukul 19.00 WIB mencatat elevasi waduk berada di level 76,09 meter di atas permukaan laut. Debit air masuk atau inflow dan debit air keluar melalui turbin tercatat seimbang, masing-masing sebesar 303,25 meter kubik per detik.

Dengan kondisi inflow yang seimbang dengan outflow, elevasi waduk bertahan stabil dan dinyatakan aman. Namun, di tengah kondisi yang terkendali, masyarakat sempat dibuat resah dengan beredarnya surat palsu yang mengklaim akan dilakukan pembukaan lima pintu pelimpah pada malam yang sama.

Surat tersebut memuat data yang tidak sesuai fakta, termasuk menyebut inflow lebih dari 2.000 meter kubik per detik dan elevasi waduk di atas 84 meter di atas permukaan laut. Pihak PLTA Koto Panjang menegaskan dokumen itu adalah informasi palsu atau hoaks.

"Itu tidak benar, hoaks. Informasi resmi pasti berasal dari internal PLTA," tegas Erikmon. Ia menambahkan bahwa pihak pengelola tidak pernah menerbitkan dokumen terkait pembukaan pintu pelimpah seperti yang beredar di media sosial.

PLTA Koto Panjang juga meminta dukungan aparat kepolisian, TNI, serta rekan-rekan media untuk menelusuri sumber awal penyebaran dokumen palsu tersebut. Erikmon menekankan bahwa hoaks seperti ini dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari pihak PLTA dan tidak mudah mempercayai berita yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi. Kondisi waduk saat ini tetap stabil, dan pengelola memastikan tidak ada pembukaan pintu pelimpah secara mendadak.

 




 
Berita Lainnya :
  • Masyarakat Kampar Resah, PLTA Koto Panjang Klarifikasi Surat Palsu Soal Debit Air dan Elevasi Waduk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved