www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Wali Murid SDN 021 Tarai Bangun Tuntut Transparansi dan Perbaikan Sekolah, Kepala Sekolah Dinonaktifkan
Kamis, 13-11-2025 - 10:12:50 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Puluhan wali murid mendatangi SDN 021 Tarai Bangun untuk menyampaikan tuntutan mereka, Rabu (12/11). Kedatangan mereka langsung dilakukan mediasi guna membahas sejumlah keluhan yang muncul pasca viralnya video seorang guru membanting makanan di hadapan siswa beberapa hari sebelumnya.

Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman memastikan aksi berjalan aman dan damai tanpa adanya aksi anarkis.

"Alhamdulillah aksi demonstrasi berjalan dan tuntutan wali murid akan ditindaklanjuti oleh dinas pendidikan," ujar AKP Aulia Rahman.

Pertemuan fasilitasi antara wali murid dan Dinas Pendidikan dihadiri oleh Plt Kabid sekaligus Kasi Peserta Didik dan Ketenagaan Pendidikan Kabupaten Kampar Siti Meilia, Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman, Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar, serta perwakilan lainnya.

Para wali murid mengajukan 14 tuntutan, tidak hanya terkait insiden pembantingan makanan, tetapi juga berbagai isu di lingkungan sekolah. Beberapa poin utama meliputi:

* Meminta agar perilaku guru seperti dalam video viral tidak terulang.
* Menyoroti iuran tanah timbun Rp50.000 dan iuran penghijauan sekolah Rp35.000 yang dianggap memberatkan.
* Meminta transparansi keuangan sekolah, termasuk dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) dan ketidakjelasan kuitansi uang masuk sekolah.
* Pencopotan atau pemindahan oknum guru berinisial RE karena sikap arogan dan kata-kata kotor terhadap siswa.
* Persoalan Kepala Sekolah yang dinilai kurang bijak dan isu suami serta anak Kepsek yang sering libur mengajar.
* Penyelesaian pembagian ijazah anak-anak tamat tahun 2025 dan penggantian Komite Sekolah.

Menanggapi tuntutan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar memutuskan untuk menonaktifkan Kepala Sekolah SDN 021 Tarai Bangun. Sebagai pengganti sementara, ditunjuk Hamid sebagai Plh (Pelaksana Harian) Kepala Sekolah baru. Dinas Pendidikan akan memantau seluruh kegiatan di sekolah hingga Kepala Sekolah definitif dilantik.

Kapolsek menambahkan, proses belajar mengajar di SDN 021 Tarai Bangun akan kembali berjalan normal mulai Kamis, 13 November 2025.

"Aksi ini selesai jam 16.00 WIB dan selama kegiatan situasi tetap aman terkendali," pungkas AKP Aulia Rahman.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Wali Murid SDN 021 Tarai Bangun Tuntut Transparansi dan Perbaikan Sekolah, Kepala Sekolah Dinonaktifkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved