www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Warga Perumahan Zaira Permai Kampar Terpaksa Mengungsi, Asap Karhutla Sudah Darurat
Rabu, 12-11-2025 - 09:49:55 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Kepungan asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat napas warga Perumahan Zaira Permai, Jalan Yuzura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, terasa sesak. Selama tiga hari terakhir, udara di kawasan ini semakin memburuk hingga pada Senin (10/11/2025) malam, situasi dinilai warga sudah mencapai titik darurat.

Dari pantauan di lapangan, seluruh lingkungan perumahan diselimuti kabut asap pekat. Bau menyengat menusuk hidung, jarak pandang hanya beberapa meter, dan sebagian warga mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Ketua RT 12, Mariana, berkeliling memastikan tidak ada warga yang masih berada di luar rumah. “Situasi malam ini sudah darurat. Saya minta semua warga masuk ke rumah untuk menghindari dampak asap,” ujarnya.

Perubahan arah angin membuat asap semakin pekat menyelimuti wilayah perumahan. Sejumlah warga mengeluhkan batuk, sesak napas, tenggorokan perih, bahkan demam akibat paparan udara beracun. “Tadi ada warga yang keluar dari perumahan karena tak tahan lagi di dalam rumah,” tambah Mariana.

Mariana juga mengeluhkan minimnya bantuan yang datang. Malam itu, ia hanya membagikan dua kotak masker dari Puskesmas Tapung. “Belum ada bantuan dari Desa Rimbo Panjang maupun Puskesmas Tambang. Padahal warga sudah tiga hari terpapar asap,” ungkapnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Provinsi Riau segera menambah personel pemadam serta menyediakan bantuan kesehatan bagi warga terdampak. “Kami sangat berharap Bupati, Gubernur, dan Kapolda Riau menambah personel di lapangan. Api makin mendekat ke perumahan,” katanya.

Seorang warga, Idon, mengaku terpaksa mengungsikan keluarganya karena udara semakin buruk. Ia juga menyayangkan sikap kepala desa yang dinilainya tidak tanggap. “Gak ada empati kadesnya. Kami di sini begadang jaga api supaya nggak sampai ke rumah, tapi dia gak peduli,” keluhnya.

Di lapangan, upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, dan Manggala Agni Daops Sumatera IV Pekanbaru. Namun, jumlah personel dinilai belum sebanding dengan luas area terbakar. Api juga terus merambat mendekati permukiman warga.

Kepala Desa Rimbo Panjang, Ben Zainal, mengatakan kebakaran tidak hanya terjadi di sekitar Zaira Permai. “Titik api bukan di situ saja, di Dusun 2 juga ada,” ujarnya melalui pesan singkat.

Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang memastikan akan menambah personel untuk memperkuat upaya pemadaman. “Kami akan menambah kekuatan di lokasi,” katanya.

Kebakaran di Jalan Yuzura, Rimbo Panjang, diketahui sudah terjadi sejak Sabtu (8/11/2025). Lahan gambut yang terbakar berada sangat dekat dengan dua kompleks perumahan, Zaira Permai dan Marwah, dengan jarak titik api hanya sekitar 100 meter dari rumah warga. Hingga kini, api belum berhasil dipadamkan, sementara asap kian menyesakkan dada.

Terbaru, Wakapolda Riau Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo bersama jajaran turun langsung ke lokasi pada Selasa (11/11/2025) untuk memimpin upaya pemadaman dan memastikan keselamatan warga di sekitar titik api.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Warga Perumahan Zaira Permai Kampar Terpaksa Mengungsi, Asap Karhutla Sudah Darurat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved