www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Asap Tebal Selimuti Permukiman di Kampar, Warga Sesak Napas dan Anak-Anak Diminta Tak Keluar Rumah
Selasa, 11-11-2025 - 15:41:04 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti kawasan permukiman warga di Kabupaten Kampar, Riau. Kepulan asap pekat yang berasal dari lahan gambut di sekitar permukiman membuat jarak pandang terbatas dan udara terasa menyesakkan sejak tiga hari terakhir.

Bau hangus mulai tercium kuat di udara. Warga memilih berdiam diri di dalam rumah karena kondisi udara yang kian memburuk. Ketua RT 12, Mariana, terlihat aktif berkeliling memastikan warga mengikuti imbauan agar tidak keluar rumah. Melalui pengeras suara, ia meminta seluruh warga terutama anak-anak untuk tetap di dalam rumah demi menghindari paparan asap yang semakin parah.

“Situasi malam ini sudah darurat. Makanya saya minta semua warga masuk ke rumah, jangan ada anak-anak yang main di luar. Udara sudah tidak sehat,” ujar Mariana, Selasa, 11 November 2025.

Ia menyebutkan, kabut asap telah menyelimuti wilayah mereka sejak tiga hari terakhir. Namun, malam ini kondisinya jauh lebih pekat dibandingkan hari-hari sebelumnya. “Malam ini asap memang sangat parah, karena arah anginnya ke perumahan. Sudah terasa sesak di dada,” ungkapnya.

Sejumlah warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan seperti batuk, sesak napas, tenggorokan kering, demam, dan mata perih akibat menghirup asap karhutla. Beberapa di antara mereka bahkan memutuskan meninggalkan rumah untuk mencari udara yang lebih segar di tempat lain.

“Tadi ada warga yang pergi keluar karena sudah tidak tahan sesak napas di rumahnya,” tambah Mariana.

Sebagai langkah darurat, Mariana berinisiatif membagikan masker kepada warga. Namun, bantuan masker dari Puskesmas Kecamatan Tapung sangat terbatas. Ia mengaku hanya menerima dua kotak masker yang kini sudah habis dibagikan.

“Dari desa atau Puskesmas Tambang belum ada bantuan tambahan. Masker yang saya bagi tadi itu dari Puskesmas Tapung. Sudah tiga hari kami menderita akibat asap,” keluhnya.

Mariana berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Provinsi Riau segera turun tangan memberikan bantuan kesehatan serta menambah jumlah personel pemadam di lapangan. Menurutnya, tim pemadam yang ada masih sangat terbatas dan kesulitan mengendalikan api di lahan gambut.

“Kami sudah turun ke lokasi kebakaran, memang personel pemadamnya masih sedikit. Saya berharap Pak Bupati, Pak Gubernur, dan Kapolda Riau bisa menambah personel supaya api cepat padam. Kalau tidak, asap akan semakin parah,” harap Mariana.

Kondisi kabut asap di Kampar ini menambah panjang daftar wilayah di Riau yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Warga kini menunggu langkah cepat pemerintah agar udara kembali bersih dan kesehatan mereka tidak semakin terganggu.

 




 
Berita Lainnya :
  • Asap Tebal Selimuti Permukiman di Kampar, Warga Sesak Napas dan Anak-Anak Diminta Tak Keluar Rumah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved