PLTA Koto Panjang Hentikan Turbin, Waduk Capai Level Terendah Setelah Penurunan Ekstrem
Selasa, 11-11-2025 - 15:35:58 WIB
Riau12.com-KAMPAR – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kampar, Riau, terpaksa menghentikan total operasional turbinnya akibat penurunan ekstrem tinggi permukaan air waduk. Kondisi ini telah berlangsung hampir satu pekan dan membuat PLTA tidak bisa menghasilkan listrik seperti biasa.
Manajer Unit Layanan PLTA (ULPLTA) Koto Panjang, Dhani Irwansyah, membenarkan kondisi kritis ini. Menurut Dhani, seluruh turbin resmi dimatikan sejak Selasa, 4 November 2025.
“Sampai saat ini turbin masih dihentikan operasinya, sudah hampir satu pekan,” ujar Dhani, Selasa (11/11/2025).
Ia menjelaskan, keputusan sulit ini diambil karena elevasi air waduk telah mencapai batas operasional terendah atau Low Water Level (LWL), yaitu 73,50 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ironisnya, setelah turbin dimatikan, permukaan air waduk justru terus menunjukkan tren penurunan.
Dhani menambahkan, pengoperasian turbin baru dapat dilakukan kembali apabila kondisi air membaik dan elevasi waduk kembali naik, minimal ke level ambang batas operasional 73,50 mdpl.
“Kita sangat berharap hujan segera turun di wilayah catchment area agar permukaan air naik dan PLTA dapat kembali beroperasi normal untuk menyuplai kebutuhan listrik,” tutup Dhani, menekankan pentingnya kondisi cuaca saat ini bagi kelangsungan operasional PLTA.
PLTA Koto Panjang merupakan salah satu sumber listrik vital bagi Riau dan sekitarnya. Penghentian operasional ini menimbulkan kekhawatiran terkait pasokan listrik, khususnya di musim kemarau yang memperparah kondisi waduk.
Komentar Anda :