www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Bocah 5 Tahun di Kampar Tewas Tenggelam di Kolam Pancing, Sempat Dikira Dangkal
Sabtu, 27-09-2025 - 09:10:05 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Warga Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, digemparkan dengan peristiwa tragis tenggelamnya seorang bocah bernama Muhammad Razik Ramadhan (5) di sebuah kolam pancing di Jalan Kamboja, Kamis (25/9/2025).

Korban yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara itu ditemukan tak bernyawa di dasar kolam dalam posisi telungkup. Peristiwa ini sontak membuat keluarga dan warga sekitar berduka.

Ayah korban, Wira Saputra (38), menceritakan bahwa sebelum kejadian, Razik bermain bersama dua orang temannya di sekitar lokasi. Karena penasaran sering melihat orang memancing, sang anak melepas bajunya dan mencoba mandi di kolam.

“Anak saya kira kolam itu dangkal, lalu buka baju dan langsung mandi. Ternyata dia masuk ke tengah, padahal tidak bisa berenang,” ujar Wira dengan suara lirih saat ditemui, Jumat (26/9/2025).

Sekitar satu jam kemudian, tubuh Razik ditemukan sudah mengambang di dalam kolam. Warga yang panik segera mengevakuasi korban ke daratan, namun nyawa bocah malang itu tak dapat diselamatkan.

Menurut Wira, kolam tersebut diduga dulunya bekas galian yang kemudian dijadikan kolam pancing. “Saat diangkat ke daratan, anak saya sudah tidak tertolong lagi,” tambahnya.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, membenarkan kejadian itu. Ia menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi.

“Dari hasil penyelidikan sementara, kolam itu bukan bekas galian C, melainkan kolam pancing. Namun, penyelidikan tetap berlanjut untuk memastikan penyebab dan kronologi kejadian,” jelasnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di area berisiko tinggi seperti kolam, sungai, maupun bekas galian.




 
Berita Lainnya :
  • Bocah 5 Tahun di Kampar Tewas Tenggelam di Kolam Pancing, Sempat Dikira Dangkal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved