www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Guru Honorer hingga Ruang Kelas Baru, Aspirasi Pendidikan Kampar Utara Mengemuka di Hadapan DPRD
Rabu, 03-09-2025 - 21:17:17 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Kampar Utara – Sekolah rusak, guru honorer belum sejahtera, hingga kekurangan tenaga pengajar masih menjadi keluhan utama di Kampar Utara. Semua persoalan itu mencuat saat Komisi II DPRD Kampar duduk bersama para kepala sekolah dalam forum serap aspirasi, Rabu (3/9/2025).

Dalam sambutannya, Ramli, Anggota DPRD Kampar Komisi II Fraksi PKB, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bagian dari fungsi pengawasan legislatif untuk memastikan pelayanan pendidikan berjalan sesuai aturan, efektif, dan berpihak pada masyarakat.

“Kami datang bukan hanya untuk melaksanakan fungsi pengawasan, tetapi juga untuk mendengar langsung suara para guru. Apa yang Bapak/Ibu sampaikan hari ini akan menjadi dasar perjuangan kami di DPRD,” tegas Ramli.

Isu Krusial yang Mengemuka

Diskusi berlangsung dalam tiga sesi tanya jawab dengan berbagai usulan yang disampaikan kepala sekolah:

Sarana dan Prasarana: banyak sekolah membutuhkan rehabilitasi, ruang kelas tambahan, laboratorium, perpustakaan, fasilitas sanitasi dan air bersih.

Kebutuhan Guru: distribusi guru belum merata, kekurangan tenaga pada mata pelajaran tertentu, serta peningkatan kompetensi.

Kesejahteraan Guru: masalah guru honorer dan percepatan pengangkatan PPPK.

Mutu Pendidikan: penerapan Kurikulum Merdeka, literasi digital, dan kegiatan ekstrakurikuler.

Kesehatan di Sekolah: penguatan UKS, pemeriksaan kesehatan, hingga pencegahan stunting dan gizi buruk.

Aspirasi Para Kepala Sekolah

Beberapa usulan yang muncul antara lain:

Sri Amalia (Kepsek TK Garuda 1 Santul): pagar sekolah, renovasi gedung, serta pengangkatan guru TK menjadi PPPK.

Sri Handayani (Kepsek SDN 008 Sungai Jalau): pembangunan pagar, pengadaan mobiler, dan lanjutan paving blok.

Riwayati (Kepsek KB Harapan Bunda): kesetaraan kesejahteraan guru nonformal dengan guru formal.

Zulfahmi (UPT SDN 005 Nagaberalih): gedung baru, tambahan WC, dan mobiler lengkap.

Teti Zubaidah (UPT SDN 001 Sawah): rehab 3 ruang kelas, pagar sekolah, dan mobiler.

Ruslina (UPT SDN 010 Sawah): pembangunan kantin layak serta penempatan operator sesuai kompetensi.

Rostati (UPT SMPN 1 Kampar Utara): paving blok dan akses jalan sekolah.

Nurdasnita (PAUD An Nur Ujung Padang): pembangunan gedung baru karena masih menumpang di SDN 011.

Nasril (UPT SDN 011 Ujung Padang): pagar sekolah, mobiler, ruang UKS, dan perpustakaan.

Desa Sulastri (UPT SDN 013 Muara Jalai): pembangunan WC, rehab sekolah, pagar, dan mobiler.

Al Afriman (UPT SDN 016 Kayu Aro): rehab sekolah, mobiler, pagar, ruang UKS, dan perpustakaan.

Madiun (UPT SDN 002 Muara Jalai): pembangunan pagar depan sekolah, gedung guru, dan labor komputer.

Data Pendidikan Kampar Utara

Korwil Pendidikan, Sulaiman, menjelaskan kondisi pendidikan di Kampar Utara saat ini:

11 KB dengan 244 siswa dan 44 guru.

11 TK dengan 234 siswa dan 54 guru.

16 SD dan 1 SD IT swasta dengan 1.606 siswa dan 204 guru (SD IT belum terdata lengkap).

2 SMP dengan 125 siswa dan 34 guru.

Komitmen DPRD

Komisi II DPRD Kampar menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan dan anggaran daerah agar lebih berpihak pada pendidikan.

“Fungsi pengawasan DPRD bukan hanya soal anggaran, tetapi memastikan mutu pendidikan, kesejahteraan guru, dan hak siswa untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak. Semua masukan ini akan kami rangkum dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD untuk diperjuangkan melalui pembahasan APBD,” tegas Ramli.

Pertemuan ditutup dengan ajakan memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah, dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kampar Utara.(rls)



 
Berita Lainnya :
  • Guru Honorer hingga Ruang Kelas Baru, Aspirasi Pendidikan Kampar Utara Mengemuka di Hadapan DPRD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved