Belum Ada Pemilik Lahan Terbakar di Salo Kampar yang Terungkap, Camat: Tanya ke Polres
Riau12.com- KAMPAR - Puluhan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau selama tahun 2025.
Wilayah yang berbatasan langsung dengan Bangkinang Kota, Ibukota Kampar ini menjadi kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak.
Dari kasus-kasus tersebut, belum ada pelaku pembakaran yang ditangkap.
Bahkan pemilik lahan belum ada yang terungkap.
Camat Salo, Sofiandi mengaku belum mendapatkan informasi tentang pemilik lahan.
"Belum dapat info, siapa pemiliknya," katanya kepada Tribunpekanbaru.com saat ditanya soal tak satupun lahan terbakar yang pemiliknya terungkap.
Ditanya apakah dilakukan penelusuran pemilik lahan, ia mengarahkan ke Kepolisian Resor (Polres) Kampar.
Ia mengaku sedang berada di lokasi kebakaran kawasan wisata Sungai Hijau.
"Tanya ke Polres. Saya lagi TKP. Sungai Hijau," katanya.
Sebelumnya, Kepala Polres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang tak menampik belum ada pelaku pembakaran di Salo yang terungkap.
Meski begitu, ia menyatakan, pihaknya telah menetapkan sebanyak sembilan tersangka pembakaran dari beberapa kasus yang terjadi.
"Yang di Salo, kita masih lidik. Kita terus berupaya," katanya kepada Tribunpekanbaru.com ketika dimintai tanggapan terkait karhutla di Salo, Selasa (19/8/2025).
Ia mengatakan, Polres juga melakukan upaya-upaya penanganan selain penegakan hukum. Pihaknya bekerja sama dengan lembaga lain untuk melakukan pemadaman.
"Kita sudah berupaya melakukan pemadaman lebih dahulu, sehingga tidak meluas," ujarnya.
Menurut dia, lahan yang terbakar tidak ditanami.
Pernyataan ini menanggapi pemberlakuan status quo terhadap lahan yang terbakar.
"Kalau berani ditanami, berarti dia pelakunya. Inilah yang sedang kita lidik," tegasnya.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :