Sebulan Turun 1 Meter Lebih, Begini Penyusutan Elevasi Waduk PLTA di Kampar dan Operasional Turbin
Selasa, 15-07-2025 - 14:20:34 WIB
Riau12.com- KAMPAR - Volume Waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau terus mengalami penyusutan selama musim kemarau berlangsung.
Ini ditunjukkan oleh turunnya elevasi.
Manajer Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Dhani Irwansyah menyebutkan, tinggi elevasi sudah di angka 79,23 meter di atas permukaan laut (MDPL) pada Selasa (15/7/2025) pukul 10.00 WIB.
Sementara debit air masuk (inflow) hanya 131,6 meter kubik per detik (m3/s). Sama besarnya dengan volume air keluar (outflow) melalui turbin.
Ia memberi perbandingan elevasi sebulan lalu. Pada 15 Juni 2025 di jam yang sama, elevasi setinggi 80,51 MDPL.
Berdasarkan data tersebut, penurunan elevasi setinggi 1,28 meter.
Elevasi juga semakin jauh dari titik tertinggi level bawah air atau Low Water Level (LWL).
Seperti diketahui, LWL dimulai dari 80,59 MDPL sampai 73,50 MDPL. Pada elevasi 73,50 MDPL tersebut, operasional turbin pembangkit pada waduk dihentikan.
Ditanya operasional turbin pada kondisi debit air terkini, ia menyatakan masih bisa bekerja optimal. Yakni 38 MegaWatt (MW) tiap turbin.
"Pola pengoperasiannya masih sama (dengan bulan lalu)," katanya kepada Tribunpekanbaru.com.
Pola operasi turbin disesuaikan dan diatur oleh Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS). Tergantung kebutuhan sistem Sumatera.
Turbin PLTA dioperasikan 1 sampai 2 unit dengan beban 20 sampai 30 MegaWatt pada Luar Waktu Beban Puncak (LWBP).
Sedangkan pada Waktu Beban Puncak (WBP), turbin PLTA dioperasikan 3 unit dengan beban 30 sampai 38 MW.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :