Lebih dari 2.300 Honorer di Kampar Tak Lulus Seleksi PPPK Tahap II, Lalu Bagaimana Nasibnya?
Riau12.com- KAMPAR - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar menetapkan sebanyak 900 orang lulus Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2.
Kepala BKPSDM Kampar, Syarifuddin melalui Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Riki Pratama menyebutkan, peserta yang lulus terdiri dari Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 59 orang, Tenaga Teknis 518 orang, dan Guru 323 orang.
Tenaga honorer yang lulus PPPK hanya sebagian kecil dari jumlah pelamar.
Sebelumnya, PPPK Tahap 2 ini dilamar oleh 3.346 orang.
Pada tahap seleksi administrasi, sebanyak 702 orang tersisih.
Maka yang berhak mengikuti seleksi kompetensi (selkom) berbasis Computer Assited Test (CAT) menjadi 2.644 orang.
Sebelum selkom dilaksanakan, lima orang gugur.
Selkom akhirnya diikuti oleh 2.639 orang.
Riki mengatakan, ada 28 orang yang tersisih karena tidak hadir pada selkom.
Selain itu, ada sebanyak 2.349 orang yang tidak dapat mengisi formasi dalam seleksi penerimaan.
Menurut dia, 900 orang yang lulus tersebut sudah termasuk optimalisasi pelamar PPPK Tahap 1.
Optimalisasi dibuka bagi mereka yang tidak mendapat formasi.
"Jadi ada yang gagal di Tahap 1, tapi lulus di optimalisasi pada Tahap 2. Yang seperti ini tidak ikut ujian dia, karena sudah ujian di Tahap 1," jelasnya.
Ditanya nasib 2.349 orang yang tidak mendapat formasi pada Tahap 2, ia belum bisa menjawab.
Ia mengatakan, belum ada tindak lanjut atau instruksi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB).
Sebelumnya, ia mengatakan, peserta yang tidak hadir saat ujian status honorernya langsung berakhir.
"Mereka tidak lagi mendapatkan gaji untuk bulan Mei ini," ungkapnya, Rabu (14/5/2025) lalu. (***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :