www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Misteri Pembunuhan IRT di Kampar Mulai Terkuak, Pelaku Kabarnya Sudah Ditangkap, Tetangga Korban?
Senin, 30-06-2025 - 15:15:43 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR - Pelaku pembunuhan Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Lisma Dona Riasta (43), kabarnya berhasil ditangkap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunpekanbaru.com, pelaku ditangkap pada Minggu (29/6/2025). Pelaku berjumlah dua orang. 

Pelaku tinggal tidak jauh dari rumah korban di Dusun III Kampung Lintang Desa Tambang Kecamatan Tambang. 

Pihak keluarga korban membenarkan informasi tersebut.

Akmal Andri Yantama, keponakan korban, menyebutkan pelaku masih tetangga almarhumah bibinya. 

Pelaku ditangkap pada Minggu sore. Meski begitu, ia menyarankan agar keterangan lebih jelas ditanyakan kepada pihak kepolisian. 

"(Keterangan) yang lebih lengkap, (ditanyakan) ke Polres, bang," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu sore.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tambang, AKP. Aulia Rahman tak menampik penangkapan tersebut.

Ia menyarankan penangkapan dikonfirmasi ke Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Kasat Reskrim Polres).

"Silakan confirm ke Kasat Reskrim ya, karena perkara sudah dilimpahkan ke Polres," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (30/6/2025) pagi.

Sementara itu, keterangan Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala belum diperoleh.

Ia belum merespons pesan WhatsApp dari Tribunpekanbaru.com. 

Jasad Lisma Dona ditemukan di dapur rumahnya pada Minggu (23/5/2025) lalu. Kepalanya bersimbah darah.

Dugaan sementara, pelaku sampai menghabisi nyawa korban saat melakukan perampokan di rumah itu.

Dugaan motif perampokan didasari pengakuan putri korban, Maryam Zahrani (17).

Rani, sapaan akrabnya, mengaku tas korban berisi uang tunai Rp40 juta raib setelah kejadian.

Dua buah cincin di jari korban, juga hilang.

Kerap Bermimpi

Lisma Niar, kakak kandung korban mengatakan bahwa ia dan saudaranya kerap memimpikan korban dalam tidur mereka. 

"Sudah berapa malam ini, saya dan saudara kami yang lain memimpikan adik kami," katanya didampingi Akmal Andri Yantama, keponakan korban kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (25/5/2025).

Mimpi yang paling menggetarkannya, ada sosok yang menakutkan.

Sosok seram itu memberi kesan pelaku yang menghabisi nyawa adiknya itu.

"Berkali-kali saya mimpi ada sosok yang seolah menjadi pelaku. Bahkan dalam salah satu mimpi, saya melihat ada penangkapan," ujarnya.

Ia berharap mimpi itu sebagai pertanda pelaku segera berhasil ditangkap. Sehingga mimpi menjadi kenyataan. 

Mimpi lain, korban menampakkan diri dengan wajah yang tenang. Seakan ingin menyampaikan pesan yang maksudnya belum bisa dia artikan. 

Menurut dia, kematian adiknya secara tragis masih menyisakan tanya.

Entah apa motif di baliknya, tidak akan terjawab sampai pelaku ditangkap.

"Kami sekeluarga akan terus berjuang. Kami tidak akan diam dan akan terus mencari keadilan untuk adik kami," ujarnya. 

Kisah Haru Putri Korban Temukan Uang dalam kaleng

Kepergian Lisma Donna Riasta (43), diduga korban pembunuhan, menyisakan kesedihan yang mendalam dan keharuan bagi keluarganya.

Terutama bagi kedua putri yang ditinggalkan ibu warga Dusun III Kampung Lintang Desa Tambang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar tersebut.

Jasad korban ditemukan dengan kepala bersimbah darah di dapur rumahnya pada Minggu (23/2/2025) pagi.

Putri kedua korban, Maryam Zahrani menemukan uang dalam kamar ibunya saat keluarga membersihkan rumah setelah kejadian.

Uang itu disimpan dalam kaleng. 

Setelah dihitung, jumlah tabungan mendiang ibu dua putri itu Rp13 juta.

Rani, sapaan akrab gadis 17 tahun ini, pun teringat kegunaannya.

"Uang itu ditabung untuk berangkat ke Yogyakarta ke acara wisuda kakaknya Rani," ungkap Akmal Andri Yantama, keponakan korban, kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (25/5).

Kakaknya bernama Helda, usia 20 tahun, akan wisuda dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) di Yogyakarta yang direncanakan tahun ini.

Ia tetap melanjutkan kuliah dalam duka mendalam atas kematian sang ibu secara tragis. 

Kini rumah korban kosong tak ditinggali lagi.

Beberapa perabot dan perhiasan yang ditemukan di dalam rumah telah dijual.

Hasilnya untuk bayar hutang, sisanya disimpan putri korban. 

"Almarhumah semasa hidupnya ada hutang arisan, dan hutangnya yang lain sudah dibayar," ujar Akmal, putra dari kakak kandung korban. 

Tiga bulan berlalu, pelaku belum juga ditangkap.

Keluarga korban kerap bermimpi, hingga sosok menyeramkan seolah pelaku muncul dalam tidur.

Motif di balik kasus ini belum terungkap.

Dugaan sementara, nyawa korban dihabisi dalam aksi perampokan di rumahnya. 

Dugaan ini didasari pengakuan Rani, yang menemukan uang tunai Rp40 juta milik korban raib setelah kejadian.

Dua buah cincin di jari pedagang bahan makanan pokok di Pasar Danau Bingkuang itu juga lesap.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Misteri Pembunuhan IRT di Kampar Mulai Terkuak, Pelaku Kabarnya Sudah Ditangkap, Tetangga Korban?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved