www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Waduk PLTA Koto Panjang Menyusut, Jika Elevasi Capai 76 Mdpl, Operasional Turbin Akan Dikurangi
Senin, 23-06-2025 - 14:12:51 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Volume Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang terus mengalami penyusutan. Meskipun demikian, operasional turbin pembangkit diklaim masih normal.

Manajer Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Dhani Irwansyah, mengatakan bahwa tinggi elevasi waduk berada di angka 80.40 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Minggu (22/6/2025) pukul 14.00 WIB.

Elevasi ini turun 11 centimeter dari pekan lalu, Minggu (15/6), dan sudah berada di rentang level bawah atau Low Water Level (LWL).

Sementara itu, debit air keluar (outflow) sebesar 111.33 meter  kubik per detik (m3/s), setara dengan debit air masuk (inflow). Ada pengurangan dari pekan lalu di masa musim kemarau panjang ini, tetapi tidak begitu signifikan.

Menurut Dhani, operasional pembangkitan masih normal. Ini dibuktikan dengan kerja tiga unit turbin yang masih bisa beroperasi maksimal.

"Pembangkit masih normal. Unit (turbin) masih bisa full load 38 MW," katanya. Pola operasi turbin disesuaikan dan diatur oleh Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS).

Ia mengatakan, operasional turbin terpaksa dikurangi pada elevasi antara 76 sampai 77 mdpl, sekitar 3 sampai 4 meter di bawah elevasi saat ini.

Pengurangan operasional itu akan dilakukan dengan mematikan sebagian turbin. "Di elevasi 73.5 mdpl PLTA tidak dapat operasi lagi," katanya.

Pekan lalu, ia menyebutkan, turbin PLTA dioperasikan 1 sampai 2 unit dengan beban 20 sampai 30 MegaWatt (MW) pada Luar Waktu Beban Puncak (LWBP). 

Sedangkan pada Waktu Beban Puncak (WBP), turbin PLTA dioperasikan 3 unit dengan beban 30 sampai 38 MW. 

"Tergantung kebutuhan sistem Sumatera," katanya dilansir dari Tribun Pekanbaru. (***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Waduk PLTA Koto Panjang Menyusut, Jika Elevasi Capai 76 Mdpl, Operasional Turbin Akan Dikurangi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved