www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Penganiayaan Brutal di Kampar, Kakak Sepupu Siksa Remaja Yatim Piatu dengan Sapu dan Injak Wajah
Selasa, 27-05-2025 - 11:49:41 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali mencuat. Seorang remaja perempuan yatim piatu berinisial VH (18), warga Kabupaten Kampar, Riau, mengalami penganiayaan berat dan sistematis oleh kakak sepupunya sendiri, Citra Handayani. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan wajah lebam, tubuh penuh luka, dan tinggal di gudang tanpa kasur.

Kasatreskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Korban dianiaya menggunakan tangkai sapu dan alat pembersih dari rotan. Bahkan pelaku menginjak muka, mata, tangan kanan, dan punggung korban. Ini bukan kekerasan biasa, tapi penganiayaan berat yang berulang,” jelas Gian, Senin (26/5/2025).

Peristiwa terakhir terjadi Sabtu (25/5), saat korban berhasil melarikan diri dari rumah dan meminta pertolongan warga dalam keadaan penuh luka dan trauma.

Ketua RT 03 RW 01 Perumahan Teratai Jaya, Sofwan Hadi, mengungkapkan bahwa VH telah tinggal bersama pelaku selama setahun terakhir. Namun bukannya mendapat perlindungan, ia justru mengalami kekerasan terus-menerus.

“Korban tidur di gudang, tanpa kasur, jarang diberi makan. Ketika datang ke rumah saya, kondisinya sangat memprihatinkan. Dia menangis dan menunjukkan luka-lukanya,” ujar Sofwan.

Ironisnya, penganiayaan terhadap VH sudah diketahui sebagian warga, namun tidak dilaporkan karena mereka takut terhadap pelaku. Situasi ini mencerminkan lemahnya perlindungan sosial di tingkat komunitas terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga.

“Kami akhirnya melapor ke polisi setelah korban sendiri yang datang dan meminta tolong. Ini bukan insiden sekali dua kali,” tambah Sofwan.

Saat ini, korban telah dipindahkan dan tinggal bersama kerabat lain di kawasan Garuda Sakti, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru, untuk pemulihan fisik dan psikologis.

Kasus ini kembali membuka luka lama tentang lemahnya pengawasan terhadap anak dan remaja yatim piatu yang tinggal di lingkungan keluarga. Kekerasan yang dilakukan oleh orang terdekat justru sering luput dari pantauan dan jarang dilaporkan hingga terlambat.

Pihak kepolisian diminta menindak tegas pelaku, tidak hanya atas nama keadilan, tetapi juga sebagai bentuk peringatan terhadap kasus-kasus serupa yang selama ini kerap tersembunyi di balik pintu rumah tangga. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Penganiayaan Brutal di Kampar, Kakak Sepupu Siksa Remaja Yatim Piatu dengan Sapu dan Injak Wajah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved