www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Aliansi Birandang Menggugat Gelar Aksi di PKS PT Air Kampar Group, Ini yang Jadi Tuntutan Mereka
Selasa, 20-05-2025 - 12:00:43 WIB

TERKAIT:
   
 

KAMPAR -Riau12.com - Ratusan pemuda dan masyarakat yang tergabung Aliansi Birandang Menggugat (ABM) menggelar aksi unjuk rasa di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT  Air Kampar Group, Senin (19/5/2025).

Aksi unjuk rasa tersebut digelar sebagai bentuk  kekecewaan masyarakat Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar  yang disuarakan oleh  pemuda Desa Pulau Birandang.

"Ratusan pemuda turun sebagai bentuk marah dan kecewa  kepada PT Air Kampar Group. Perusahaan yang beroperasi di tanah kelahiran kami,’’ tegas Koordinator Umum Aliansi Birandang Menggugat Febri Nurdiansyah.

Febri menegaskan, PT Air Kampar Group memperoleh keuntungan dari hasil sumber daya alam masyarakat, tetapi tidak melaksanakan kewajibannya sebagai perusahaan. Febri yang juga Ketua Pemuda Desa Pulau Birandang merasa kesal dengan PT Air Kampar Group  (Pabrik Kelapa Sawit) berdiri kokoh tersebut sudah beroperasi bertahun-tahun di Desa Pulau Birandang.

"Akan tetapi, secara umum pihak perusahaan mengabaikan tanggung jawabnya kepada masyarakat,’’ jelas Febri.

Hal senada ditegaskan jenderal lapangan aksi  Syaidurrahman Alhuzaify. Dia menegaskan, aksi unjuk rasa ini membawa kepentingan masyarakat Desa Pulau Birandang.

"Perusahaan ini tidak jujur kepada masyarakat dan juga pemerintah daerah dan tidak mau terbuka. Kami terang-terangan mempertanyakan status legalitas perusahaan ini, selain itu owner  PT Air Kampar Group Jimi Ahuo juga memiliki sekitar 900 hektare lahan perkebunan sawit di Desa Pulau Birandang,’’ tegasnya.

Syaidurrahman Alhuzaify menegaskan, PT Air Kampar  Group ini juga punya persoalan mendasar tentang perizinan hingga tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat tempatan tidak direalisasikan. Hal ini  sudah jelas diatur Undang-undang dan juga Peraturan Daerah (Perda).

"Masyarakat hanya mendapat bau limbah hasil olahan PKS yang mencemari lingkungan sebagaimana hasil putusan Pengadilan Negeri yang diajukan gugatan oleh Yayasan Riau Madani terhadap perusahaan ini, dan juga polusi yang dihasilkan oleh PKS," tegasnya.

 Alhuzaify juga menegaskan PT Air Kampar Group ini sudah sangat mengabaikan mulai dari persoalan izin lahan, pengelahan limbah, rekrutmen pekerja dan  tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) adalah komitmen perusahaan untuk berkontribusi secara positif terhadap masyarakat dan lingkungan.

Sementara Koordinator Lapangan Riski Ahmad Fauzi mengharapkan perusahaan ini tidak hanya fokus pada keuntungan finansial, tetapi juga peduli terhadap dampak aktivitas bisnisnya terhadap pemangku kepentingan lainnya, seperti karyawan, masyarakat sekitar, dan lingkungan. Contoh CSR yang sering ditemui adalah program-program pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta kegiatan sosial lainnya.

Aksi unjuk rasa Aliansi Birandang Menggugat membawa beberapa poin tuntutan mulai dari persoalan izin perusahaan dan kebunnya, limbah yang mencemari, tranparansi penerapan CSR/TJSP (tanggung jawab sosial perusahaan) hingga persoalan penyerapan ketenagakerjaan lokal.

"Kami menolak segala bentuk negosiasi. Apabila tuntutan kami tidak diindahkan, maka akan melakukan aksi besar-besaran. Kami akan meminta Pemkab Kampar untuk meng-audit PT  Air Kampar Group ini," tegas Riski Ahmad Fauzi.

Sementara itu, dari manajemen PT Air Kampar Group Srya Lim menjelaskan, pihak perusahaan akan memfasiltasi pertemuan pimpinan perusahaan dengan Aliansi Birandang Menggugat pada Kamis (22/5/2025) mendatang.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Aliansi Birandang Menggugat Gelar Aksi di PKS PT Air Kampar Group, Ini yang Jadi Tuntutan Mereka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved