www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Polres Kampar Riau Kumpulkan Bukti Terkait Penemuan Jasad Bayi dalam Kresek dengan Tanda Lebam di Wajah
Senin, 14-04-2025 - 15:57:31 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- KAMPAR - Kepolisian Resor Kampar masih melakukan serangkaian penyelidikan terkait penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Sabtu (12/4/2025).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kampar, AKBP. Mihardi Mirwan melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), AKP. Elvin Septian Akbar mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti.

Administrasi penyelidikan sedang dilengkapi.

Antara lain memeriksa saksi-saksi untuk mengumpulkan bahan keterangan.

"(Saksi) yang menemukan (bayi) dan warga sekitar," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (14/4/2025).

Selain itu mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya.

Seperti rekaman kamera Closed-Circuit Television (CCTV).

Ia mengaku terduga pelaku yang membuang bayi tersebut belum terungkap.

Sebelumnya, jasad bayi ditemukan terbungkus dalam sebuah plastik kresek hitam sekitar pukul 10.30 WIB.

Warga setempat dibikin heboh dengan penemuan mayat bayi di pinggir jalan.

Kepala Kepolisian Sektor Kampar, Iptu. Rekmusnita mengatakan, bayi itu sudah meninggal ditemukan.

"Usia bayi diperkirakan lebih kurang 12 jam setelah dilahirkan," ungkapnya.

Menurut dia, jasad bayi itu masih memiliki tali pusar.

Kronologi Penemuan

Tata seorang remaja 15 tahun yang pertama sekali menemukannya, kaget bukan kepalang.

Saat itu, Tata sedang berjalan sekitar pukul 10.30 WIB.

Lalu ia melihat sebuah bungkusan plastik yang terkibas oleh angin.

Tata pun mendekati plastik ingin tahu isi dalamnya.

Lalu ia pun melihat sesosok bayi dalam plastik.

Kepala Kepolisian Sektor Kampar, Iptu. Rekmusnita mengatakan, Tata langsung memberitahu Sinta (32), warga lain yang berada dekat dengannya.

Warga yang melewati jalan itu pun heboh setelah melihat bayi dalam plastik.

Foto dan video penemuan bayi itu pun langsung beredar luas di media sosial.

Personel yang dipimpin Kepala Unit Reserse (Kanit Reskrim) Polsek Kampar, Ipda. Mashuri langsung ke lokasi setelah mendapatkan informasi.

Tetapi setiba di lokasi, jasad bayi itu sudah dibawa ke Puskesmas Kampar Utara dengan ambulans.

Ia menyatakan, bayi itu sudah meninggal ditemukan.

"Usia bayi diperkirakan lebih kurang 12 jam setelah dilahirkan," ungkapnya.

Menurut dia, jasad bayi itu masih memiliki tali pusar.

Ia menyebutkan, panjang ari-arinya sekitar 28 cm.

Plasenta juga masih utuh.

Panjang badannya sekitar 50 cm dengan berat badan 3,3 kg dan lingkar kepala 33 cm.

Terdapat lebam di wajah.

Jasad bayi diserahkan kepada pemerintah desa setempat.

Selanjutnya jasad dimakamkan di TPU Desa Naga Beralih.

Kapolsek mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Pihaknya akan bekerja sama dengan masyarakat.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Polres Kampar Riau Kumpulkan Bukti Terkait Penemuan Jasad Bayi dalam Kresek dengan Tanda Lebam di Wajah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved