Polres Kampar Riau Kumpulkan Bukti Terkait Penemuan Jasad Bayi dalam Kresek dengan Tanda Lebam di Wajah
Riau12.com- KAMPAR - Kepolisian Resor Kampar masih melakukan serangkaian penyelidikan terkait penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Sabtu (12/4/2025).
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kampar, AKBP. Mihardi Mirwan melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), AKP. Elvin Septian Akbar mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti.
Administrasi penyelidikan sedang dilengkapi.
Antara lain memeriksa saksi-saksi untuk mengumpulkan bahan keterangan.
"(Saksi) yang menemukan (bayi) dan warga sekitar," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (14/4/2025).
Selain itu mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya.
Seperti rekaman kamera Closed-Circuit Television (CCTV).
Ia mengaku terduga pelaku yang membuang bayi tersebut belum terungkap.
Sebelumnya, jasad bayi ditemukan terbungkus dalam sebuah plastik kresek hitam sekitar pukul 10.30 WIB.
Warga setempat dibikin heboh dengan penemuan mayat bayi di pinggir jalan.
Kepala Kepolisian Sektor Kampar, Iptu. Rekmusnita mengatakan, bayi itu sudah meninggal ditemukan.
"Usia bayi diperkirakan lebih kurang 12 jam setelah dilahirkan," ungkapnya.
Menurut dia, jasad bayi itu masih memiliki tali pusar.
Kronologi Penemuan
Tata seorang remaja 15 tahun yang pertama sekali menemukannya, kaget bukan kepalang.
Saat itu, Tata sedang berjalan sekitar pukul 10.30 WIB.
Lalu ia melihat sebuah bungkusan plastik yang terkibas oleh angin.
Tata pun mendekati plastik ingin tahu isi dalamnya.
Lalu ia pun melihat sesosok bayi dalam plastik.
Kepala Kepolisian Sektor Kampar, Iptu. Rekmusnita mengatakan, Tata langsung memberitahu Sinta (32), warga lain yang berada dekat dengannya.
Warga yang melewati jalan itu pun heboh setelah melihat bayi dalam plastik.
Foto dan video penemuan bayi itu pun langsung beredar luas di media sosial.
Personel yang dipimpin Kepala Unit Reserse (Kanit Reskrim) Polsek Kampar, Ipda. Mashuri langsung ke lokasi setelah mendapatkan informasi.
Tetapi setiba di lokasi, jasad bayi itu sudah dibawa ke Puskesmas Kampar Utara dengan ambulans.
Ia menyatakan, bayi itu sudah meninggal ditemukan.
"Usia bayi diperkirakan lebih kurang 12 jam setelah dilahirkan," ungkapnya.
Menurut dia, jasad bayi itu masih memiliki tali pusar.
Ia menyebutkan, panjang ari-arinya sekitar 28 cm.
Plasenta juga masih utuh.
Panjang badannya sekitar 50 cm dengan berat badan 3,3 kg dan lingkar kepala 33 cm.
Terdapat lebam di wajah.
Jasad bayi diserahkan kepada pemerintah desa setempat.
Selanjutnya jasad dimakamkan di TPU Desa Naga Beralih.
Kapolsek mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
Pihaknya akan bekerja sama dengan masyarakat.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :