www.riau12.com
Rabu, 26-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pembukaan Pintu Waduk Sebabkan Warga Kampar Terdampak Banjir, DPRD Riau Desak PLTA Koto Panjang Salurkan CSR
Senin, 20-01-2025 - 14:27:51 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -Riau12.com - Penambahan tinggi bukaan pintu waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang sebanyak 5 pintu dengan ketinggian 1 meter sudah berdampak terhadap daerah hilir waduk tersebut.

Beberapa wilayah di Kabupaten Kampar sudah terdampak banjir akibat pembukaan pintu PLTA. Selain disebabkan bukaan pintu waduk, banjir juga disebabkan tingginya curah hujan di Riau.

Berdasarkan laporan daerah Kampar yang terdampak banjir akibat pembukaan pintu PLTA Koto Panjang seperti Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Desa Ranah Sungkai, Kecamatan Kampar, Pulau Cinta dan lainnya.

Menanggapi itu, Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri mengkritisi dampak dari pembukaan pintu waduk PLTA ini.

Menurut politisi Gerindra ini, PLTA Koto Panjang perlu memberikan kompensasi kepada masyarakat terdampak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Selama ini, menurutnya, CSR dari PLTA Koto Panjang belum dirasakan oleh masyarakat.

“Saya sudah sering menyuarakan agar PLTA Koto Panjang memberikan CSR. Ke depan harus jelas mengenai hal-hal ini," kata Edi Basri, Senin (20/1/2025).

Edi meminta pemerintah daerah untuk turut menyampaikan keluhan masyarakat kepada pihak PLTA Koto Panjang. Menurutnya, investasi seperti pembangunan PLTA tetap harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

“Kita mendukung investasi, tetapi jangan sampai masyarakat yang dirugikan. Harus ada tanggung jawab nyata kepada mereka yang terdampak. Dalam waktu dekat ini kita akan panggil PLTA koto panjang terkait masalah ini," katanya.

Diberitakam sebelumnya, penambahan tinggi pintu waduk PLTA Koto Panjang sendiri akibat curah hujan di hulu waduk (Sumatera Barat) cukup, sehingga kondisi air di PLTA mengalami kenaikan.

Dengan pertimbangan untuk menjaga dengan pertimbangan keamanan bendungan waduk PLTA Koto Panjang, maka manajemen PLTA Koto Panjang melakukan penambahan ketinggian bukaan pintu pelimpahan air waduk (Spillway Gate)(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pintu Waduk Sebabkan Warga Kampar Terdampak Banjir, DPRD Riau Desak PLTA Koto Panjang Salurkan CSR
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved