www.riau12.com
Sabtu, 29-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Satu Warga Kampar Hilang Terseret Arus di Jembatan Merah
Rabu, 25-12-2024 - 14:13:19 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Maksum (65), warga Desa Sipungguk, dilaporkan hilang setelah terseret arus di sekitar Jembatan Merah, Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, pada Selasa (24/12/2024) malam. Hingga kini, Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian di sepanjang aliran sungai tersebut.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengungkapkan pihaknya menerima laporan insiden itu pada Selasa malam. "Setelah mendapat informasi, kami segera mengerahkan tim penyelamat ke lokasi kejadian untuk melakukan langkah awal pencarian," ujar Budi pada Rabu (25/12/2024).

Tim penyelamat tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya. Operasi pencarian dimulai dengan penyisiran menggunakan perahu karet, fokus pada area sungai yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat.

Selain tim SAR dari Pekanbaru, operasi ini melibatkan BPBD Kampar, Tagana Kampar, aparat desa, serta masyarakat setempat. Partisipasi aktif berbagai pihak dinilai sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian. Namun, hingga Rabu siang, keberadaan Maksum masih belum diketahui.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan. Masyarakat sekitar diimbau untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau melihat sesuatu yang mencurigakan di sekitar sungai," tambah Budi.

Pencarian dijadwalkan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Selain menyusuri aliran sungai, Tim SAR juga mempertimbangkan untuk memperluas area pencarian ke daerah hilir dengan bantuan kepolisian dan TNI. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus ke lokasi yang lebih jauh.

Cuaca dan kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan. Meski begitu, semangat dan koordinasi yang baik di lapangan terus dijaga agar upaya penyelamatan dapat segera membuahkan hasil. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Satu Warga Kampar Hilang Terseret Arus di Jembatan Merah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved