Forum PAUD Kampar Studi Banding ke Malaysia, Disdikpora Harap Berdampak Positif Bagi Kampar
KAMPAR -Riau12.com Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan kinerja di suatu organisasi. Acara inti dari kegiatan Studi banding Ini adalah untuk membangun relasi serta bertukar pikiran demi meningkatkan kinerja organisasi.
Untuk hal itu semua, Forum Paud Kabupaten Kampar yang digawangi oleh Ricana Djayanti Hambali selaku Bunda Paud Kabupaten Kampar lakukan Studi Banding. Studi banding kali ini dilaksanakan dan menjadi fokusnya adalah di Tadika (Taman Didikan Kanak-Kanak) Nimblebee Shah Alam, Selangor, Malaysia beberapa hari lalu, Jum'at (15/11).
Kegiatan ini merupakan ajang untuk berdiskusi terkait dengan program dan pola penerapan kurikulum bagi peserta PAUD di masing-masing sekolah di duaa negara yang berbeda. Rombongan Forum Paud Kabupaten Kampar langsung disambut oleh GM. Tadika Nimblebee Marzira Mahdzir, Cikgu Hakim selaku Humas dan Konsultan Tadika Nimmblebee dan seluruh para pengajar di Tadika tersebut.
Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan pendidikan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Terutama menjadi studi tiru untuk sekolah-sekolah TK/PAUD di Kabupaten Kampar, karena banyak sekali yang dapat diambil dan dicontoh dari Tadika Nimblebee ini, mulai dari bagaimana cara seorang pendidik pada peserta didik, kerjasama orangtua dan guru dan lain sebagainya yang memang harus diakui di Tadika Nimblebee ini memiliki nilai yang tinggi untuk itu semua.
Menyikapi hal ini, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kampar berharap, dapat berdampak positif kepada pola Pendidikan di Kabupaten Kampar. "Saya harap ini akan menjadi hal yang positif, karena kita bisa implementasikan bagaimna pola Pendidikan yang baik, dari negara tetangga, untuk di terapkan di Kabupaten Kampar, " jelas Kepala Disdikpora Kampar, Aidil SH MSi.
Aidil, juga menyatakan bahwa kegiatan studi banding ini harus diikuti dengan evaluasi dan rencana tindak lanjut yang konkret. "Kita tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi seremonial belaka. Apa yang didapatkan dari Tadika Nimblebee harus diadaptasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pendidikan di Kampar," tambahnya.
Salah satu fokus utama dalam studi banding ini adalah pendekatan pendidikan holistik yang diterapkan di Tadika Nimblebee. Metode ini tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan kreativitas anak. "Pendekatan seperti ini dinilai relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di Kampar, " tambah Aidil.
Disdikpora Kampar juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi hasil studi banding tersebut di sekolah-sekolah PAUD.
"Dengan sinergi yang baik antara guru, orang tua, dan pemerintah, kita optimistis bahwa kualitas pendidikan PAUD di Kampar dapat semakin meningkat. Kami berharap, ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan generasi emas yang lebih cerdas dan berkarakter," pungkas Aidil.(***)
Sumber: Riaupos
Komentar Anda :