www.riau12.com
Selasa, 01-09-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Usai Konsumsi Jajan di Sekitar Sekolah, 9 Siswa SD di Kampar Muntah dan Sesak Nafas, Diduga Keracunan
Kamis, 31-10-2024 - 11:45:01 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR - Sebanyak sembilan siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Terpadu, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar diduga keracunan makanan usai mengonsumsi jajanan yang dibeli di sekitar sekolah, Rabu (30/10/2024).

Para siswa tersebut mengalami muntah, sakit perut, hingga sesak napas, yang mengharuskan mereka mendapatkan perawatan di Puskesmas Kuok.

Kejadian ini bermula ketika siswa-siswa dari kelas I dan III mulai menunjukkan gejala keracunan saat jam pelajaran, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Bangkinang Barat, Iptu Rian Onel mengatakan, sembilan siswa berinisial Li, Ti, Na, Az, Ak, Nd, Nb, Ni dan Al, semuanya berusia sembilan tahun, mengalami gejala-gejala tersebut.

"Rata-rata mereka muntah dan mengalami sakit perut," ujar Iptu Rian dilansir tribunpekanbaru.com, Kamis (31/10/2024).

Ia menambahkan, beberapa siswa awalnya mengalami pusing dan mual, namun gejala semakin memburuk hingga menyebabkan beberapa dari mereka sesak napas.

“Siswa-siswa tersebut sempat mendapatkan pertolongan awal di Unit Kesehatan Sekolah (UKS), namun kondisi yang memburuk memaksa pihak sekolah membawa mereka ke Puskesmas Kuok,” lanjutnya.

Setibanya di Puskesmas, para siswa langsung mendapatkan penanganan medis dan diobservasi selama satu jam sebelum diperbolehkan pulang.

Berdasarkan hasil penelusuran, dugaan awal keracunan ini berasal dari makanan yang dikonsumsi di sekolah.

Beberapa siswa dilaporkan membeli jajanan dari teman sekelasnya yang menjual makanan seharga Rp1.000 per porsi.

Jajanan tersebut, menurut informasi dari Kepala Sekolah SDN 002 Terpadu, Nur Afrida, dibawa dari rumah dan awalnya dibeli dari Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA).

"Informasinya makanan tersebut dibeli sewaktu siswa berada di MDA, kemudian dibawa ke sekolah dan dijual kembali ke teman-teman sekelasnya," ungkap Iptu Rian.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik, khususnya orangtua dan pihak sekolah. Mereka diimbau untuk lebih waspada terhadap keamanan makanan yang dikonsumsi anak-anak di sekolah, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Pihak kepolisian bersama Diskes Kampar berencana melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk memastikan keamanan pangan di lingkungan sekolah.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Usai Konsumsi Jajan di Sekitar Sekolah, 9 Siswa SD di Kampar Muntah dan Sesak Nafas, Diduga Keracunan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved