www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Karhutla Menggila di Kampar, Terparah Sepanjang 2024, 16 Ha Sudah 3 Hari Membara
Senin, 29-07-2024 - 13:13:18 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kampar Riau menggila. Lahan yang diperkirakan seluas 16 hektare lebih masih menyala sejak Sabtu (27/7/2024).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, karhutla terjadi di empat lokasi pada Sabtu itu. Dua lokasi di antaranya masih menyala hingga Senin (29/7/2024).

Karhutla di empat lokasi itu tersebar di Desa Salo Kecamatan Salo, Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu, dan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung.

Dua di antaranya seluas 0,25 ha semak belukar di Desa Salo, serta 1,50 ha kebun Kelapa Sawit dan semak belukar di Desa Pangkalan Baru.

Sementara lokasi lebih luas di Desa Pangkalan Baru yang tak jauh dari lokasi pertama. Kebakaran melanda sekitar 4 ha kebun Kelapa Sawit dan semak belukar.

Baca juga: Penemuan Tengkorak Manusia di Lokasi Karhutla, Ternyata Warga Kampar Riau yang Hilang 2 Tahun

Paling luas di Desa Karya Indah. Kebakaran yang tak jauh dari perbatasan Kampar dengan Pekanbaru ini sekitar 12 ha kebun Kelapa Sawit dan semak belukar.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kampar, Zulkifli menyebutkan, lahan di lokasi 4 ha dan 12 ha itu masih membara hingga Senin (29/7). Upaya pemadaman sampai melibatkan helikopter Water Bombing (WB) di Karya Indah.

"Kita juga mengharapkan Water Bombing untuk di Pangkalan Baru karena ada objek vital disana," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin pagi.

Karhutla ini tercatat yang paling parah sepanjang 2024. Kasus yang pertama terjadi pada Maret 2024 lalu dengan luasan 11,05 ha sampai Rabu (24/7) lalu.

Kasus meningkat signifikan mulai Kamis (25/7). Lahan sekitar 22,75 ha terbakar dalam kurun tiga hari sampai Sabtu (27/7), seperti yang dilansir dari tribunnews.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Karhutla Menggila di Kampar, Terparah Sepanjang 2024, 16 Ha Sudah 3 Hari Membara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved