Karhutla Menggila di Kampar, Terparah Sepanjang 2024, 16 Ha Sudah 3 Hari Membara
Senin, 29-07-2024 - 13:13:18 WIB
Riau12.com-KAMPAR - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kampar Riau menggila. Lahan yang diperkirakan seluas 16 hektare lebih masih menyala sejak Sabtu (27/7/2024).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, karhutla terjadi di empat lokasi pada Sabtu itu. Dua lokasi di antaranya masih menyala hingga Senin (29/7/2024).
Karhutla di empat lokasi itu tersebar di Desa Salo Kecamatan Salo, Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu, dan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung.
Dua di antaranya seluas 0,25 ha semak belukar di Desa Salo, serta 1,50 ha kebun Kelapa Sawit dan semak belukar di Desa Pangkalan Baru.
Sementara lokasi lebih luas di Desa Pangkalan Baru yang tak jauh dari lokasi pertama. Kebakaran melanda sekitar 4 ha kebun Kelapa Sawit dan semak belukar.
Baca juga: Penemuan Tengkorak Manusia di Lokasi Karhutla, Ternyata Warga Kampar Riau yang Hilang 2 Tahun
Paling luas di Desa Karya Indah. Kebakaran yang tak jauh dari perbatasan Kampar dengan Pekanbaru ini sekitar 12 ha kebun Kelapa Sawit dan semak belukar.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kampar, Zulkifli menyebutkan, lahan di lokasi 4 ha dan 12 ha itu masih membara hingga Senin (29/7). Upaya pemadaman sampai melibatkan helikopter Water Bombing (WB) di Karya Indah.
"Kita juga mengharapkan Water Bombing untuk di Pangkalan Baru karena ada objek vital disana," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin pagi.
Karhutla ini tercatat yang paling parah sepanjang 2024. Kasus yang pertama terjadi pada Maret 2024 lalu dengan luasan 11,05 ha sampai Rabu (24/7) lalu.
Kasus meningkat signifikan mulai Kamis (25/7). Lahan sekitar 22,75 ha terbakar dalam kurun tiga hari sampai Sabtu (27/7), seperti yang dilansir dari tribunnews.(***)
Sumber: Halloriau
Komentar Anda :