Protes Rusak Karena Angkutan Umum, Warga Kuntu Tanam Pohon Pisang di Badan Jalan
Jumat, 31-05-2024 - 13:36:32 WIB
Riau12.com-KAMPAR- Warga Kuntu Kecamatan Kamparkiri menanam pohon pisang di jalan yang rusak. Jalan rusak ini dipicu ada angkutan tambang galian c yang melintasi jalan yang diduga melebihi tonase.
Salah seorang warga Kuntu Mustobing mengatakan, saat ini warga menanam pohon pisang di jalan yang rusak sebagai bentuk protes warga karena kerusakan jalan yang disebabkan oleh angkutan yang membawa galian C di Desa Domo dan Desa Padang Sawah.
“Setiap hari angkutan membawa galian c melintasi jalan desa kami, sehingga yang rusak bertambah rusak. Sekarang ini sudah banyak yang berlubang dan rusak diakibatkan angkutan galian c ini,†jelas Mustobing, Kamis (30/5).
Mustobing menambahkan, tidak hanya jalan yang rusak akibat angkutan galian C, tapi juga merusak Sungai Subayang. Sekarang Sungai Subayang keruh. Warga sudah resah akibat aktivitas galian C ini.
“Kita berharap Pemkab Kampar harus bertindak cepat mengatasi persoalan galian C yang sudah meresahkan ini. Jalan jadi rusak dan Sungai Subayang tercemar,†tegas Mustobing.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kampar Afdal melalui Kabid Jalan dan Jembatan Arifudin Amga mengatakan, untuk perbaikan jalan yang rusak di Kuntu dan jalan lintas Lipatkain-Gema akan diperbaiki menggunakan anggaran perubahan di APBD-P 2024.(***)
Sumber: Riaupos.co
Komentar Anda :