www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Sungai Kampar Meluap, Warga di Kampung Pinang Enggan Mengungsi
Senin, 29-01-2024 - 20:10:16 WIB

TERKAIT:
   
 

riau12.com PEKANBARU - Ketinggian air sungai kampar yang semakin bertambah. Ini membuat rumah-rumah warga yang berada di Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar terendam banjir hingga setinggi paha orang dewasa.

Naiknya debit air Sungai Kampar membuat masyarakat sulit untuk beraktivitas. Namun meski begitu masih banyak masyarakat yang enggan mengungsi.

Menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Wati, masyarakat enggan mengungsi. Karena ingin menjaga rumah meski bertahan di tengah banjir meskipun telah disediakan tenda pengungsian.

"Banjir saat ini kan sudah memasuki tahap kedua, tahap pertamanya kemarin awal bulan Januari itu. Saat banjir tahap pertama kita sempat sediakan tenda pengungsian tapi banyak masyarakat yang memilih untuk bertahan di rumahnya masing-masing," sebutnya.

"Namun untuk banjir tahap kedua ini memang belum kita sediakan tenda pengungsian, tapi nanti seandainya debit air semakin bertambah kita akan buat tenda pengungsian," ungkapnya, Senin (29/1/2024).

Bertambahnya debit air membuat tiga Dusun yang berada di Desa Kampung Pinang terendam banjir. Bahkan Dusun tiga Desa Kampung Pinang sudah sulit diakses sebab jalanan yang masih belum di aspal membuat masyarakat terpaksa berjalan kaki dan meninggalkan kendaraan mereka di gerbang masuk dusun.

"Kami di desa ini ada 3 dusun kalau kemarin masih dusun 1 dan 3 yang terendam air, sekarang sudah semuanya terendam kecuali yang rumahnya di pinggir jalan raya itu cuman dapurnya saja yang terendam. Walaupun sudah semua dusun terendam masyarakat memang lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah masing-masing," ujar Wati.

"Walaupun ada yang mengungsi itu hanya sebagian dan biasanya mengungsi ke rumah saudara. Masyarakat yang memilih untuk tetap tinggal di rumah memutuskan untuk tidur di atas meja-meja yang ada," sambungnya.

Wati menambahkan untuk banjir tahap kedua ini mereka masih belum mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kampar.

"Kalau untuk banjir tahap kedua ini memang belum ada bantuan dari Pemkab Kampar. Tapi saat banjir tahap pertama itu kami dapat bantuan dari Pemerintah berupa beras," tutupnya.
sumber : halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Sungai Kampar Meluap, Warga di Kampung Pinang Enggan Mengungsi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved