www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Proyek RDMP Dumai Masih Terhenti di Studi, Investasi Rp23 Triliun Menggantung
Senin, 06-10-2025 - 13:39:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-DUMAI – Meski menjanjikan potensi besar untuk meningkatkan produksi minyak dan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri, proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Dumai hingga kini belum juga terealisasi. Proyek strategis ini masih terjebak di tahap pre-feasibility study, tanpa kepastian kapan konstruksi akan dimulai.

Ekonom senior Universitas Riau, Dahlan Tampubolon, mengatakan kendala utama proyek ini adalah kepastian pendanaan dan finalisasi mitra strategis. "Namanya proyek besar, hambatan pasti ada. Sampai sekarang, RDMP Dumai masih tertahan di tahap pre-feasibility study. Harus didorong masuk lagi dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang baru," ujar Dahlan, Senin (6/10/2025).

Proyek RDMP Dumai direncanakan dapat meningkatkan kapasitas produksi kilang RU II Dumai dengan nilai investasi sekitar US$1,5 miliar (Rp23 triliun). Meski telah dilakukan studi bersama PT Nindya Karya dan DH Global dari Korea Selatan sejak 2021, pembangunan fisik proyek masih menunggu kepastian finalisasi capex dan konfigurasi teknis yang ekonomis.

"Dengan finalisasi yang tepat, proyek ini bisa meningkatkan produksi solar, pertalite, LPG, dan produk petrokimia lain untuk memenuhi kebutuhan domestik serta memperkuat ketahanan energi nasional," lanjut Dahlan.

RDMP Dumai merupakan bagian dari strategi PT Pertamina (Persero) dalam mengembangkan kilang minyak di Indonesia, khususnya di Riau. Peningkatan kapasitas kilang RU II Dumai dan unit pengolahan Sungai Pakning diharapkan bisa mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor BBM dan memperkuat kemandirian energi nasional.

Hingga saat ini, proyek RDMP Dumai meski masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), belum memiliki kepastian waktu pembangunan, dan masih berkutat pada kajian studi kelayakan.




 
Berita Lainnya :
  • Proyek RDMP Dumai Masih Terhenti di Studi, Investasi Rp23 Triliun Menggantung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved