www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Penggagalan Penyeludupan Narkotika di Perairan Dumai Penuh Dramatis: Pelaku Tabrak Kapal Petugas Hingga Buang Sabu 48,54 Kg ke Laut
Rabu, 11-06-2025 - 12:02:36 WIB

TERKAIT:
   
 

DUMAI -Riau12.com– Penyeludupan narkoba melalui jalur laut Riau, khususnya di Perairan Dumai kembali terjadi. Kamis (5/6) Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai mengamankan 48,54 kilogram (kg) sabu yang sempat dibuang pelaku ke laut di wilayah Kuala Parit Paman, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai.

Aksi menggagalkan penyeludupan narkotika tersebut cukup dramatis. Tim sempat memberikan tembakan peringatan, tapi speedboat petugas malah ditabrak tersangka dan tenggelam. Hal ini diungkapkan Danlanal Dumai Kol Laut (P) Abdul Haris dalam konferensi pers di Mako Lanal Dumai, Selasa (10/6).

Haris menjelaskan, penggagalan penyeludupan narkotika ini berawal dari informasi intelijen Rabu (4/6) sekitar pukul 18.00 WIB tentang adanya penyeludupan narkoba jenis sabu jaringan intenasional dari Malaysia menuju wilayah Perairan Indonesia melalui Perairan Dumai. ‘’Informasi yang sudah diterima itu, langsung kami tindaklanjuti,’’ kata Haris.

Selanjutnya, tambah Haris, sekitar pukul 21.00 WIB dilakukan koordinasi dan briefing kepada tim gabungan serta pembagian tugas. Tugas tersebut terbagi menjadi dua bagian. Yaitu tim laut sebanyak 13 orang personel dengan menggunakan unsur patroli Patkamla RBB speadboat mesin 200 PK dan Sea Rider 85 beserta tim darat sebanyak 7 personel.

‘’Tim laut, bergerak ke lokasi penyekatan. Sedangkan tim darat bergerak menuju ke jalur-jalur tikus yang dicurigai menjadi lokasi pendaratan di pesisir Pantai Mundam, Kecamatan Medang Kampai,’’ kata Haris.

Sekitar pukul 02.00 WIB, lanjut Haris, Tim F1QR mendeteksi kontak siluet speedboat (kapal cepat) dengan kecepatan rendah menuju di sekitar Perairan Kuala Parit Paman. Selanjutnya, tim laut melaksanakan pengejaran. Saat dikejar speedboat pelaku menambah kecepatan.

‘’Di saat tim memberikan tembakan peringatan, speedboat pelaku bergerak zig-zag dan menabrak speedboat petugas. Akibatnya haluan speedboat patroli petugas pecah dan tenggelam,’’ kata Haris.

Melihat ada perlawanan dari pelaku, tambah Haris, tim laut melanjutkan pengejaran dan melihat terduga pelaku membuang barang yang mencurigakan ke laut. Pukul 03.50 WIB, Tim F1QR dengan menggunakan Sea Rider 85 bergerak dari Pos Babinpotmar Sungai Dumai melaksanakan pencarian terhadap barang yang dibuang pelaku.

‘’Akhirnya ditemukan dua tas ransel berwarna hitam diduga berisi narkoba di sekitar Perairan Kuala Parit Paman Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur,’’ kata Haris.

Di sisi lainnya, tambah Haris, Patkamla RBB menemukan 1 unit speedboat tanpa nama bermesin Yamaha 200 PK x 3 unit di Sungai Kadur diduga milik pelaku dalam kondisi kosong. Selanjutnya dua tas ransel yang diduga berisi narkotika tersebut dibawa menuju Pos Babinpotmar Sungai Dumai.

‘’Adapun dua tas ransel berwarna hitam saat diperiksa petugas ditemukan kemasan sebanyak 22 bungkus pada masing-masing tas dengan total 44 bungkus,’’ kata Haris.

Barang bukti tersebut, lanjut Haris, segera dibawa menuju Kantor Bea Cukai Dumai untuk dilaksanakan uji laboratorium dan penimbangan. Sehingga berdasarkan hasil pengujian kandungan dengan narkotest, seluruh barang bukti dengan berat total 48,54 kg dinyatakan mengandung methaphetamine atau sabu-sabu.

Penyeludupan narkotika jenis sabu sejumlah 48,54 kg yang digagalkan oleh TNI AL ini, tambah Haris, total nilainya diperkirakan sekitar Rp72.810.000.000. ‘’Hingga saat ini, para pelaku masih buron dan dalam pengejaran tim gabungan,’’ kata Haris.

Ekspose ini dihadiri juga Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Ketua DPRD Agus Miswandi, Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Putu Yuda, unsur dari BNN Dumai, Kejaksaan Negeri Dumai, Kodim 0320 Dumai, dan Bea Cukai Dumai.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Penggagalan Penyeludupan Narkotika di Perairan Dumai Penuh Dramatis: Pelaku Tabrak Kapal Petugas Hingga Buang Sabu 48,54 Kg ke Laut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved