Kecelakaan Maut di Depan Gedung Bank Mandiri Dumai, Korban Ternyata Mantan Ketua HMI Dumai
Riau12.com-DUMAI – Kecelakaan maut di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai, yang terjadi Jumat (10/1/2025) malam, tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban tetapi juga bagi kalangan mahasiswa dan aktivis. Korban kecelakaan, Muhammad Taufik Ikhsan, yang meninggal bersama istrinya Sri Handayani, diketahui merupakan mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Dumai.
Ucapan duka mengalir dari berbagai pihak, termasuk Koordinator Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kota Dumai (Se-Kodum), Muhammad Ikshan Nizar. Dalam pernyataannya, Ikshan menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian seniornya di HMI tersebut.
“Kami berduka bang. Almarhum merupakan mantan Ketua HMI Dumai. Istrinya juga meninggal dunia. Saat ini anak mereka masih menjalani perawatan medis,†ujar Ikshan, Jumat malam.
Duka dari Rekan Aktivis dan Mantan Ketua Panwascam
Ungkapan duka juga datang dari mantan aktivis mahasiswa, Muhammad Zulfan Arif. Zulfan, yang kini berprofesi sebagai pengacara, mengaku mengenal baik almarhum Taufik.
“Mereka suami istri, anaknya masih dirawat. Saya turut berduka, semoga Allah memberikan tempat terbaik buat almarhum dan istrinya,†ujar Zulfan, yang merupakan alumni Pondok Pesantren Babussalam.
Zulfan menambahkan, selain pernah menjabat sebagai Ketua HMI, almarhum juga tercatat sebagai Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Dumai Timur. Kepergian Taufik meninggalkan duka mendalam di berbagai kalangan, terutama bagi rekan-rekan yang pernah bekerja sama dengannya di berbagai organisasi.
Kronologi Kecelakaan
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan tragis ini terjadi di depan Gedung Bank Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, Dumai, sekitar pukul 21:00. Insiden bermula dari kerumunan warga yang sedang menangkap seorang pencuri besi, menyebabkan penumpukan kendaraan di jalan. Sebuah truk tangki yang bermuatan air kemudian melaju kencang dan menabrak kerumunan tersebut.
Muhammad Taufik Ikhsan bersama istrinya, yang sedang mengendarai sepeda motor N-Max, menjadi korban dalam kejadian tersebut. Motor mereka terseret truk tangki, sementara tubuh Taufik dan istrinya ditemukan di bawah badan truk.
Sang istri meninggal dunia dalam posisi menggendong anak mereka yang berusia tujuh bulan. Meski kedua orang tuanya tewas di tempat, bayi tersebut selamat tanpa luka dan kini telah diserahkan kepada keluarganya.
“Kondisi bayi alhamdulillah sehat, dan saat ini sudah bersama bibinya. Namun, kedua orang tuanya tidak bisa tertolong,†ujar salah seorang saksi mata yang mengantar korban ke RSUD Dumai.
Selain Taufik dan istrinya, dua korban lain mengalami luka berat dan masih dirawat di RSUD Dumai. Mereka juga diduga pasangan suami istri yang berada di lokasi kejadian.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :