Tapir Liar Muncul di Permukiman Warga Dumai, BBKSDA Himbaukan Hal Ini
Kamis, 09-01-2025 - 09:49:39 WIB
Riau12.com-DUMAI – Sebuah tapir liar dilaporkan muncul di area pemukiman warga Dumai, memicu perhatian Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Pekanbaru. Tim BBKSDA melakukan penyisiran intensif di sejumlah wilayah untuk melacak keberadaan satwa dilindungi tersebut, Selasa malam (7/1).
Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV BBKSDA Pekanbaru, Azmardi mengatakan, tapir tersebut diperkirakan sudah dewasa, dengan ukuran tapak kaki sekitar 17 sentimeter. Jejak keberadaannya pertama kali ditemukan di sekitar Kelurahan Bukit Timah, Dumai.
"Warga awalnya menduga jejak tapak kaki ini milik harimau, namun setelah kami periksa, dipastikan itu adalah jejak tapir," ujar Azmardi kepada wartawan, Rabu (8/1/2025).
Penemuan jejak ini diikuti dengan beredarnya sebuah video berdurasi 1 menit 47 detik yang memperlihatkan seekor tapir besar sedang berkeliaran di permukiman warga di Kelurahan Bumi Ayu. Dalam video tersebut, tapir terlihat berjalan santai di pekarangan rumah warga, sementara sejumlah warga merekamnya dari jarak yang cukup dekat.
"Kami sudah melakukan penyisiran lanjutan ke lokasi berdasarkan informasi dari rekaman video tersebut. Lokasinya berada di area padat penduduk di Kelurahan Bumi Ayu. Namun, sejauh ini belum ada laporan terbaru dari tim di lapangan," jelas Azmardi.
BBKSDA berencana melanjutkan pencarian keesokan harinya untuk mengevakuasi tapir tersebut dan mengembalikannya ke habitat asal. Hal ini dilakukan agar satwa langka tersebut terhindar dari ancaman atau perbuatan yang dapat membahayakan keselamatannya.
Azmardi juga mengimbau warga untuk segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat keberadaan satwa dilindungi seperti tapir. Ia mengingatkan agar warga tidak melakukan tindakan yang dapat melukai atau membahayakan nyawa hewan tersebut.
"Kami belum dapat memastikan asal tapir ini. Berdasarkan temuan jejak, kemungkinan hanya seekor yang berkeliaran," tutup Azmardi. (***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :