www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Harga Cabai dan Beras Mahal, Masih Picu Inflasi di Kota Pekanbaru
Jumat, 05-07-2024 - 17:56:14 WIB

TERKAIT:
   
 

riau12.com PEKANBARU - Angka inflasi Kota Pekanbaru naik sebesar 0,01 persen pada bulan Juni 2024. Salah satu yang mempengaruhi inflasi naik akibat masih tingginya harga cabai dan beras.

Pantauan RIAU ONLINE, Jumat 5 Juli 2024, di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru, cabai merah masih di harga Rp 60.000 per kilogram. Biasanya, harga cabai merah di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

"Hasil evaluasi kami, harga beras dan cabai masih menjadi kontribusi terbesar yang mempengaruhi inflasi. Kami akan mengoptimalkan penyaluran beras SPHP ini," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut.

Pemerintah juga telah menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras SPHP. Saat ini beras subsidi tersebut dibanderol dengan HET Rp13.100 per kilogram.

Ingot menyebut, ada 300 outlet beras SPHP di Pekanbaru. Seharusnya, beras SPHP ini dijual langsung ke rumah tangga.

"Kami tak ingin beras SPHP ini dijual ke pedagang. Karena, ini yang memunculkan persoalan," katanya.

Dirinya berharap masyarakat mendapat akses langsung dalam pembelian beras SPHP agar harga beras SPHP lebih terjangkau.

"Sehingga, kami bisa mengurangi permintaan atas beras premium yang harganya tinggi. Kemudian, harga beras premium bisa dikendalikan dan inflasi bisa lebih stabil ke depannya," jelas Ingot.

Ingot menambahkan, saat ini harga bahan pokok lainnya juga masih tinggi namun terpantau stabil. Menurunnya, harga bahan pokok belum turun drastis tapi tak juga naik signifikan.

"Saya kira kondisi ini cukup baik. Kami harap bahan pokok turun secara perlahan-lahan," tutupnya.
sumber : riauonline



 
Berita Lainnya :
  • Harga Cabai dan Beras Mahal, Masih Picu Inflasi di Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved