Jalan Poros Rusak Parah, Warga Kepulauan Meranti Tandu Pasien Stroke Sejauh 3 Kilometer
Jumat, 14-11-2025 - 15:02:45 WIB
Riau12.com-Selatpanjang – Kondisi jalan poros di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, kembali menjadi sorotan setelah warga harus menandu seorang pasien stroke sejauh sekitar tiga kilometer karena ambulans tidak bisa melintas.
Peristiwa terjadi pada Rabu, 12 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, ketika pasien bernama Suniah, warga Desa Tanjung Medang, membutuhkan evakuasi ke Puskesmas Tanjungsamak. Karena jalan utama yang menghubungkan beberapa desa berlumpur dan licin saat hujan, warga terpaksa bergotong-royong menandu pasien hingga titik di mana ambulans dapat menunggu.
Menurut warga setempat, Mustofa, jalan poros yang menghubungkan Desa Tanjung Bakau, Tanjung Gemuk, Tanjung Medang, dan Sungai Gayung Kiri sepanjang sekitar 28 kilometer itu telah lama rusak. Jalan dibangun pada era pemerintahan Kabupaten Bengkalis sekitar tahun 2000-an dan belum mendapat perbaikan signifikan sejak Kepulauan Meranti menjadi kabupaten sendiri.
"Kalau musim panas, mobil ambulans masih bisa lewat, tapi kalau hujan jalannya berlumpur dan licin. Ambulans tidak bisa masuk sama sekali. Jadi, kami harus gotong-royong membawa pasien dengan tandu," kata Mustofa, yang ikut dalam evakuasi.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak warga berjalan kaki menandu pasien dengan alat seadanya, sementara ambulans hanya bisa menunggu di ujung jalan poros.
Warga berharap pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat segera memperhatikan kondisi infrastruktur ini. Mereka menekankan bahwa kerusakan jalan tidak hanya menghambat akses layanan kesehatan, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat di wilayah pesisir.
Meski menghadapi keterbatasan, semangat gotong-royong dan solidaritas warga tetap terlihat kuat, menunjukkan kepedulian mereka terhadap sesama di tengah kondisi jalan yang memprihatinkan.
Komentar Anda :