www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pemuda Hanyut dan Tewas di Pantai Rangsang Barat, Tim SAR Temukan Setelah 4 Jam Pencarian
Kamis, 25-09-2025 - 14:15:53 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Meranti – Seorang pemuda bernama Syahdani Ikram (21), warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus di pesisir Pantai Dusun Ayun, Desa Permai, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (24/9/2025).

Peristiwa itu bermula saat korban bersama temannya, Ramli (30), pergi memancing di sekitar Batu Geronjong atau batu pemecah gelombang pada pukul 07.00 WIB, tepatnya di Pantai Tanjung Motong yang berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai saat kondisi air sedang surut.

Namun sekitar pukul 10.00 WIB, air laut mulai pasang. Korban kemudian mengajak temannya kembali ke bibir pantai dengan cara berenang. Saat itulah, korban terbawa arus deras dan tenggelam.

Ramli sempat berusaha menolong menggunakan gabus, namun gagal akibat derasnya arus laut. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mencari korban.

Pencarian intensif dilakukan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polair Kepulauan Meranti, TNI Angkatan Laut Posal Selatpanjang, Basarnas, BPBD, Polairud, Polsek Rangsang Barat, dan masyarakat setempat. Sekitar pukul 14.30 WIB, korban akhirnya ditemukan mengapung setelah arus laut mulai surut.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kapolsek Rangsang Barat, IPDA Ahmad Fauzi Menara, membenarkan peristiwa nahas tersebut.

"Hilangnya warga akibat hanyut terbawa arus dikarenakan air pasang laut. Diduga korban kelelahan saat mencoba berenang ke tepian pantai," jelasnya.

Menurut Ahmad Fauzi, derasnya arus laut saat pasang membuat korban tidak dapat ditolong. Baru ketika air surut, tubuh korban mengapung di permukaan laut.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka dan akan segera dimakamkan. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima musibah ini dengan ikhlas.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini," pungkas Ahmad Fauzi.




 
Berita Lainnya :
  • Pemuda Hanyut dan Tewas di Pantai Rangsang Barat, Tim SAR Temukan Setelah 4 Jam Pencarian
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved