Pekerja Perbaiki Kebun Hidroponik Tewas, Polisi: Diduga Kesetrum Bor Listrik
Senin, 01-09-2025 - 10:07:49 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Seorang pekerja bernama Mulyadi (49) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengapung di kolam berisi air di Jalan Pembangunan I, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Sabtu (30/8/2025) siang.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Tebingtinggi IPTU Daniel Bakara mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 11.55 WIB. Saat ditemukan, tangan korban masih memegang mesin bor, sementara kaki kirinya terlilit kabel listrik.
“Korban ditemukan dalam keadaan mengapung, tangan masih memegang mesin bor dan kaki sebelah kiri terlilit kabel listrik,†ujar Iptu Daniel, Minggu (31/8/2025).
Penemuan jenazah bermula ketika pemilik kontrakan sekaligus kebun hidroponik, Deby Bayu Setya Putra, datang mengecek kondisi lahannya. Ia terkejut melihat tanaman layu, lalu menuju kolam dekat lokasi dan mendapati tubuh korban sudah mengapung.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa mesin bor dan colokan listrik, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Kepulauan Meranti untuk visum luar.
Hasil pemeriksaan dokter RSUD menemukan luka bakar di bagian perut serta kondisi tangan korban yang keriput karena tenggelam. Meski begitu, penyebab pasti kematian belum bisa dipastikan tanpa pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari hasil olah TKP dan kondisi korban, diduga kuat korban meninggal akibat tersengat listrik dari alat bor yang digunakan saat bekerja,†tambah Iptu Daniel.
Sementara itu, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kematian Mulyadi sebagai musibah. Penolakan autopsi juga telah dituangkan secara resmi kepada pihak kepolisian.
“Penyelidikan lebih lanjut dihentikan seiring keputusan keluarga, namun barang bukti tetap diamankan dan keterangan saksi dicatat,†pungkasnya.
Komentar Anda :