www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Jangan Panik, Ini yang Dilakukan Pemkab Guna Antisipasi Kelangkaan Beras di Kepulauan Meranti
Jumat, 15-08-2025 - 09:01:19 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus bergerak cepat mengantisipasi kelangkaan beras yang belakangan dirasakan masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ifwandi, Kamis (14/8/2025), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Bulog Cabang Bengkalis untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dari operasi pasar.

Langkah ini dimulai pada Rabu kemarin, setelah Bulog menyalurkan bantuan sebanyak 10 ton beras. Beras tersebut langsung didistribusikan di lima desa dan satu kelurahan, yakni Desa Banglas, Banglas Barat, Insit, Gogok, Maini, serta Kelurahan Selatpanjang Kota.

"Masyarakat pun terlihat antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga mereka dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.
Ifwandi menjelaskan, Gerakan Pangan Murah tidak berhenti sampai di situ. Dalam waktu dekat, program serupa akan digelar di Desa Mekong, Batang Malas, Kundur, Kampung Balak, dan Mengkikip.

"Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah lanjutan agar Bulog kembali memberikan dukungan pasokan selama kondisi pasokan dan harga beras di pasaran belum kembali normal," ungkap Ifwandi.

Tidak hanya mengandalkan operasi pasar, Pemkab Kepulauan Meranti juga tengah menyalurkan bantuan pangan dari pemerintah pusat. Bantuan ini berupa beras gratis sebanyak 608 ton untuk 30.000 kepala keluarga.
"Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras untuk periode Juni dan Juli, dengan distribusi yang dilakukan berdasarkan data penerima dari Dinas Sosial," jelas Kepala DKPP Meranti itu.

Ifwandi menegaskan bahwa bantuan pangan gratis tersebut berbeda dengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual murah oleh Bulog, yaitu seharga Rp13.000 per kilogram atau Rp65.000 per kemasan 5 kilogram.

"Beras SPHP dimaksudkan untuk menstabilkan pasokan dan harga di pasaran, sementara bantuan pangan gratis sepenuhnya diberikan tanpa biaya kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat," rincinya.
Menurutnya, langkah-langkah ini adalah wujud kehadiran pemerintah dalam menjawab keresahan warga di tengah kelangkaan beras yang terjadi di pasaran. Ia berharap upaya terpadu antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan Bulog dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga hingga kondisi kembali normal.

"Kami tegaskan, pasar murah ini akan terus kami gelar selama situasi pasokan beras di pasaran belum stabil. Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi," pungkasnya.(***)

Sumber: Goriau 




 
Berita Lainnya :
  • Jangan Panik, Ini yang Dilakukan Pemkab Guna Antisipasi Kelangkaan Beras di Kepulauan Meranti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved