www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Sakit Menahun Tak Kunjung Sembuh, Warga di Rangsang Depresi Iris Urat Nadi Tangannya Hingga Tewas
Sabtu, 26-04-2025 - 09:11:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG - Angin dari laut siang itu membawa aroma asin, menggoyang pelan daun-daun di pekarangan rumah-rumah sederhana. Tapi di salah satu rumah kecil di Jalan Panglima Kamal, RT 002/RW 002, Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, ketenangan itu berubah jadi duka mendalam.

Teriakan histeris seorang perempuan memecah siang yang lengang. Ia adalah istri dari seorang pria paruh baya yang baru saja ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya sendiri—dengan tangan kiri berlumur darah dan sebuah pisau tergeletak tak jauh dari tubuhnya. Dimana ia dikabarkan mengakhiri hidupnya dengan cara menyayatkan urat nadi tangan kirinya dengan pisau.

Tak butuh waktu lama, kabar duka itu menyebar ke warga sekitar. Beberapa tetangga datang tergesa, mencoba menguatkan sang istri yang nyaris tak mampu berdiri. Wajahnya pucat pasi, matanya sembab, tangisnya pecah di tengah kepanikan.

Tak ada tanda perlawanan, tak ada keributan sebelumnya. Yang tertinggal hanyalah keheningan dan sisa air mata yang membasahi lantai rumah kayu itu.

Menurut Kapolsek Rangsang, Ipda Dominikus Turnip, pria tersebut diduga mengakhiri hidupnya sendiri. Ia dikabarkan sudah lama menderita sakit menahun yakni radang tenggorokan dan sakit maag kronis yang tak kunjung sembuh. Keterangan dari keluarga dan saksi-saksi mengungkap bahwa korban sebelumnya pernah mencoba melakukan hal serupa namun berhasil dicegah.

“Depresi karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh membuat korban putus asa. Dugaan kuat ini kami dasarkan dari keterangan keluarganya,” ujar Kapolsek, Jum'at (25/4/2025). 

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 11.00 WIB, setelah sang istri menemukan tubuh suaminya dalam kondisi mengenaskan dan segera melapor kepada aparat desa dan Bhabinkamtibmas. Polisi bersama tim medis segera tiba di lokasi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga, dalam kesedihan mereka, menolak autopsi dan menandatangani surat pernyataan bahwa mereka menerima kejadian ini sebagai musibah.

Kapolsek Turnip menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat, bahwa siapa pun yang menghadapi masalah—terutama kesehatan dan psikis perlu berbicara, terbuka, dan mencari bantuan. Sehingga pihak keluarga maupun pihak lain akan memberikan solusi terbaik.

"Apa pun alasannya, bunuh diri bukan jalan keluar. Dalam agama pun, ini tidak dibenarkan," tegasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih terbuka dan suportif terhadap orang-orang yang mengalami tekanan mental atau penderitaan fisik berkepanjangan.

Ini adalah kasus bunuh diri kedua di wilayah Rangsang dalam tahun 2025. Kasus sebelumnya diduga dipicu persoalan hutang. Dua kejadian dalam hitungan bulan—dua nyawa yang hilang dalam sunyi.

Berita ini bukan untuk menginspirasi, namun sebagai pengingat bahwa luka mental bisa bersembunyi dalam diam. Jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami tekanan batin, rasa putus asa, atau gejala depresi, segeralah mencari bantuan profesional. Psikolog, psikiater, keluarga, teman—semua bisa menjadi cahaya di ujung lorong gelap yang sedang kamu lalui. (***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Sakit Menahun Tak Kunjung Sembuh, Warga di Rangsang Depresi Iris Urat Nadi Tangannya Hingga Tewas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved