www.riau12.com
Selasa, 01-09-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Diduga Diterkam Buaya, Remaja Suku Akit Pulau Merbau Hilang Saat Cari Makohe
Rabu, 20-11-2024 - 10:31:44 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG - Seorang remaja Suku Akit di Dusun Rintis, Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau hilang saat mencari makohe (rama-rama seperti udang bakau). Remaja laki-laki yang diketahui masih duduk di bangku Kelas 5 Sekolah Dasar (SD) itu hilang diduga diterkam buaya.

Kuat dugaan hilang diterkam oleh buaya karena saat proses pencarian ada warga yang melihat remaja yang hilang tersebut berada di mulut seekor buaya. Namun seketika buaya itu pun menyelam ke air dan tak menampakkan diri lagi.

Kepala Desa Renak Dungun, Zulfikar membenarkan jika salah seorang warga di desanya ada yang hilang diterkam buaya. Dia juga mengaku pihaknya bersama pihak kepolisian dan Babinsa setempat tengah melakukan pencarian.

"Iya kami masih terus melakukan upaya pencarian, namun belum berhasil ditemukan," ujar Zulfikar saat dihubungi GoRiau.com, Selasa (19/11/2024) malam.

Dijelaskan Fikar, kejadian hilangnya remaja tersebut diketahui pada Selasa (19/11/2024) sekira pukul 12.00 WIB, namun pihaknya baru mendapat laporan sekira pukul 15.00 WIB. Pihaknya pun langsung melakukan koordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk melakukan pencarian.

"Setelah mendapat laporan kita langsung bergegas ke lapangan melakukan upaya pencarian bersama pihak kepolisian, babinsa dan masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat, Iptu Herry Juana Putra mengaku pihaknya ikut membantu melakukan pencarian terhadap warga Desa Renak Dungun yang hilang tersebut.

"Iya bhabin kita sudah di lapangan ikut melakukan pencarian. Dari informasi sementara tadi masih dilakukan pencarian dan warga yang hilang itu belum ditemukan. Mudah-mudahan bisa segera ditemukan," pungkasnya berharap.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Diduga Diterkam Buaya, Remaja Suku Akit Pulau Merbau Hilang Saat Cari Makohe
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved