Peserta CPNS Kepulauan Meranti Gugur SKD Karena Tak Punya Biaya Menuju Pekanbaru
Sabtu, 09-11-2024 - 09:54:27 WIB
Riau12.com SELATPANJANG -Banyak peserta CPNS yang telah memilih formasi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, gugur jelang SKD di Pekanbaru, (6-7/11/2024).
Seperti diketahui, hari pertama SKD di Pekabaru, peserta CPNS Formasi Kepulauan Meranti mulai masuk pada sesi ke II hingga sesi ke IV, dari 832 orang perserta hanya 791 orang yang mampu ikut SKD di Pekanbaru.
Sisa 42 orang gugur karena tidak hadir jelang ujian akan berlangsung.
Sementara hari kedua SKD berlangsung, dari 1.200 orang peserta, hanya 1.136 orang yang berhasil mengukuti tes itu. Sisa 64 orang lainnya gugur, karena tidak hadir.
Setelah diterlusuri oleh Riau Pos, ternyata yang tidak hadir dominan dampak peserta tidak mampu memenuhi kebutuhan keberangkatan dari Kepulauan Merati menuju Pekanbaru.
Seperti yang dikeluhkan Angga salah seorang peserta yang gagal mengikuti SKD karena persolan tersebut.
"Tidak bisa ke Pekanbaru, sudah usaha buat cari uang kebutuhan SKD di Pekanbaru tapi gagal. Uang tiket, penginapan, uang makan, transportasi juga tak dapat. Jadi terpaksa batal berangkat," ujarnya.
Kondisi sama turut dialami oleh Nuhandai kepada Riau Pos. Ia dan beberapa orang temannya terpaksa membatalkan keberangkatan karena tidak punya cukup uang untuk mengikuti SKD di Pekanbaru.
"Kami hitung itu kebutuhan betangkat satu orang tidak kurang dari Rp 3 juta. Uang tak dapat dicari ya terpaksa tunda kebetangkatan. Tidak hanya saya ada 4 orang teman saya juga mengalami kondisi yang sama," ujarnya.
Terpisah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Bakharuddin, juga membenarkan ada beberapa laporan masuk kepadanya tentang persoalan yang sama.
Iya ada yang melapor tidak bisa ikut karena faktor biaya. Memang dalam dua hari ini tidak ada peserta yang tiba di lokasi ujian namun gagal mengikuti SKD. Yang gugur itu karena memang peserta itu yang tidak datang," ujarnya.
Ia tidak menampik untuk seleksi tahun ini Kepulauan Meranti belum mampu untuk menjadi tuan rumah seperti seleksi yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut dampak minimnya persediaan anggaran belanja di lingkungan pemerintah daerah setempat. Sehingga ujian terpaksa dilaksanakan di Pekanbaru.
"Pada usulan tahun lalu sudah kita lakukan, namun persediaan keuangan tidak memungkinkan kita jadi tuan rumah pelaksanaan pasca usulan dicoret dengan kebutuhan tidak kurang dari Rp 500 juta," ujarnya.
Namun ia berjanji pada pelaksanaan seleksi 2025 mendatang, mereka akan berupaya maksimal agar usulan dapat ditindaklanjuti sehingga Pemkab Meranti tetap bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan tes CPNS. (Wir)
Sumber: Riaupos.com
Komentar Anda :