www.riau12.com
Rabu, 02-09-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Sindikat TPPO Modus Operator Judol di Luar Negeri Kian Marak di Meranti, Warga Diingatkan Waspada
Kamis, 07-11-2024 - 10:22:51 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG - Sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus operator judi online (judol) di luar negeri menjadi ancaman serius bagi warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Tahun ini, pemerintah daerah di kabupaten termuda di Riau telah menerima 4 laporan dari keluarga korban yang mendesak upaya penyelamatan, setelah mengetahui anggota keluarga mereka ditahan oleh sindikat TPPO internasional di Kamboja.

Kasus TPPO seperti ini semakin menjadi perhatian publik karena korban seringkali mengalami penyekapan dan perlakuan tidak manusiawi hingga penyiksaan, jauh dari jangkauan keluarganya di Indonesia.

Dari informasi yang dirangkum GoRiau.com, baru-baru ini salah seorang warga di kabupaten bungsu di Riau itu sempat heboh dikabarkan meninggal dunia di Kamboja diduga sakit karena penyiksaan.

Kondisi ini pun menyisakan beban bagi keluarganya di Selatpanjang, yang kini tengah berjuang untuk memulangkan jenazah korban ke kampung halaman. Namun, upaya ini terhambat oleh keterbatasan biaya untuk proses pemulangan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, melalui Kepala Bidang Tenaga Kerja, H. Haramaini mengungkapkan bahwa untuk menangani kasus ini, pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Meranti langsung meneruskan laporan tersebut kepada Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau agar mendapat penanganan lebih lanjut.

"Sampai saat ini, semua laporan yang masuk ke kami telah diteruskan ke BP3MI. Kami terus mengingatkan warga untuk berhati-hati sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar negeri, terutama jika tawaran tersebut terdengar terlalu menggiurkan tanpa prosedur yang jelas," ujar Haramaini, Rabu (6/11/2024).

Dijelaskan Haramaini, pihaknya sengaja merahasiakan identitas dan rincian pengalaman para korban demi keamanan mereka. Banyak korban yang hanya bisa menghubungi keluarga secara diam-diam karena terus diintimidasi oleh pihak TPPO.

"Para korban meminta agar identitas dan kronologis mereka tidak dibuka, mengingat risiko keselamatan yang tinggi. Mereka sering kali dipaksa memenuhi target yang ditentukan pelaku, dan jika gagal, mereka diancam dengan kekerasan. Tidak berani mereka melapor karena intimidasi dan penyiksaan yang dilakukan oleh para pelaku," pungkasnya. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Sindikat TPPO Modus Operator Judol di Luar Negeri Kian Marak di Meranti, Warga Diingatkan Waspada
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved