Dari 45 Kubik Per Hari, 28 Persen Sampah yang Dibuang ke TPS Bernilai Ekonomis
Selasa, 20-08-2024 - 13:58:10 WIB
Riau12.com-SELATPANJANG- Dari beberapa titik di ibukota Kepulauan Meranti, tingkat produksi sampah diperkirakan mencapai 45 kubik per hari. Sampah yang dibuang ke TPS sebenarnya masih ada yang bernilai ekonomis.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti Saiful Bakhri, Senin (19/8).
Kata Saiful, dari beberapa titik tempat pengumpulan sampah seperti pasar sandang pangan, pasar modern dan beberapa tempat lainnya, menghasilkan sampah yang tidak sedikit. Setidaknya, setiap hari bisa menghasilkan lebih kurang 45 kubik.
Diakui Saiful, dari sekian banyak sampah yang dihasil itu, sampah yang masih bernilai ekonomis belum terkelola. Sehingga, semua sampah yang dihasilkan langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Desa Gogok, Kecamatan Tebingtinggi Barat.
“Dari sampah yang kita buang selama ini, sekitar 28 persennya merupakan sampah bernilai ekonomis. Namun, hingga saat ini sampah bernilai ekonomis itu belum terkelola,†ujar Saiful.
Di sisi lain, kata Saiful lagi, mereka sudah ada upaya pengurangan sampah. Yaitu, dengan cara mengumpul sampah-sampah plastik (gelas dan botol bekas, red) dan ditampung di Kantor DLH. Kegiatan ini diberi nama Bank Sampah Pembangunan I Lestari.
Nantinya, kata Saiful, sampah-sampah plastik itu akan diolah sehingga bisa dimanfaatkan. “Upaya pengurangan sampah ini kita mulai dari lingkungan kantor dulu. Kita kumpul dan kita tampung di sini,†ujar Saiful.
Selain upaya pengurangan sampah, tahun depan juga ada upaya penanganan sampah. Kata Saiful juga, tahun depan mereka akan membeli mesin daur ulang sampah. “Upaya pengurangan ini, sampah-sampah yang bernilai ekonomis tadi akan kita olah nantinya. Tahun depan kita beli mesin daur ulang sampah,†tutupnya.(***)
Sumber: Riaupos
Komentar Anda :