www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Dari 45 Kubik Per Hari, 28 Persen Sampah yang Dibuang ke TPS Bernilai Ekonomis
Selasa, 20-08-2024 - 13:58:10 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG- Dari beberapa titik di ibukota Kepulauan Meranti, tingkat produksi sampah diperkirakan mencapai 45 kubik per hari. Sampah yang dibuang ke TPS sebenarnya masih ada yang bernilai ekonomis.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti Saiful Bakhri, Senin (19/8). 

Kata Saiful, dari beberapa titik tempat pengumpulan sampah seperti pasar sandang pangan, pasar modern dan beberapa tempat lainnya, menghasilkan sampah yang tidak sedikit. Setidaknya, setiap hari bisa menghasilkan lebih kurang 45 kubik.

Diakui Saiful, dari sekian banyak sampah yang dihasil itu, sampah yang masih bernilai ekonomis belum terkelola. Sehingga, semua sampah yang dihasilkan langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Desa Gogok, Kecamatan Tebingtinggi Barat. 

“Dari sampah yang kita buang selama ini, sekitar 28 persennya merupakan sampah bernilai ekonomis. Namun, hingga saat ini sampah bernilai ekonomis itu belum terkelola,” ujar Saiful.

Di sisi lain, kata Saiful lagi, mereka sudah ada upaya pengurangan sampah. Yaitu, dengan cara mengumpul sampah-sampah plastik (gelas dan botol bekas, red) dan ditampung di Kantor DLH. Kegiatan ini diberi nama Bank Sampah Pembangunan I Lestari. 

Nantinya, kata Saiful, sampah-sampah plastik itu akan diolah sehingga bisa dimanfaatkan. “Upaya pengurangan sampah ini kita mulai dari lingkungan kantor dulu. Kita kumpul dan kita tampung di sini,” ujar Saiful.

Selain upaya pengurangan sampah, tahun depan juga ada upaya penanganan sampah. Kata Saiful juga, tahun depan mereka akan membeli mesin daur ulang sampah. “Upaya pengurangan ini, sampah-sampah yang bernilai ekonomis tadi akan kita olah nantinya. Tahun depan kita beli mesin daur ulang sampah,” tutupnya.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Dari 45 Kubik Per Hari, 28 Persen Sampah yang Dibuang ke TPS Bernilai Ekonomis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved